Menuju konten utama

Saat Messi Mandikan Yamal & Duel Barca di Final Piala Dunia 2026

Potret 19 tahun lalu ketika Messi memandikan Yamal mencuat lagi jelang final Piala Dunia 2026. Duel Argentina vs Spanyol laga generasi tua-muda Barcelona.

Saat Messi Mandikan Yamal & Duel Barca di Final Piala Dunia 2026
Lionel Messi Memandikan Lamine Yamal Bayi. x/@ommi_siregar/BhaotSudanco
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina pada Senin (20/7/2026) di Stadion New York-New Jersey, Amerika Serikat menjadi panggung besar yang mempertemukan dua bintang Barcelona dari generasi berbeda, Lionel Messi dan Lamine Yamal.

Jelang duel final itu, potret ikonik 19 tahun silam ketika Messi muda "memandikan" bayi Yamal sekali lagi viral dan menjadi sorotan hangat netizen di media sosial. Momen magis masa lalu ini seolah terkoneksi dengan memori 8 bulan lalu.

Pada 10 November 2025, di akun Instagram pribadinya, Lionel Messi mengunggah sebuah foto saat dirinya menyusup kembali ke Stadion Camp Nou. Foto yang diambil oleh sang sahabat, Rodrigo De Paul, seketika membangkitkan kenangan lama yang mendalam.

Messi, sang jebolan akademi La Masia yang telah menyumbangkan 34 gelar bergengsi untuk Barcelona, memang pergi dari klub Catalunya itu dengan cara menyakitkan. Ia tak bisa memperpanjang kontrak meski sudah bersedia mendapatkan potongan gaji. Ia bahkan tak bisa mengucapkan perpisahan yang layak untuk Camp Nou, stadion tempat ia mencetak gol debutnya untuk Blaugrana.

Delapan bulan lalu, saat pulang ke "rumah lamanya" itu, Messi menulis pesan yang menyentuh, "Semalam, aku kembali ke tempat yang kurindukan dengan segenap jiwa. Tempat aku pernah merasa sangat bahagia, tempat kalian membuatku merasa seribu kali menjadi orang paling bahagia di dunia. Kuharap suatu hari nanti aku bisa kembali, dan tidak hanya untuk mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain, yang tidak sempat kulakukan."

Timnas Argentina piala dunia 2026

Lionel Messi (nomor punggung 10) dari Argentina bersiap untuk melakukan sepak mula sebelum pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Kansas City pada 11 Juli 2026 di Kansas City, Missouri. David Ramos/Getty Images/AFP

Kini, kurang dari setahun sejak unggahan yang disukai lebih dari 37 juta akun Instagram tersebut, Lionel Messi akan berhadapan dengan Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026. La Roja datang dengan total 8 penggawa Barcelona dalam skuad mereka, mulai dari Eric Garcia, Pedri, Gavi, Pau Cubarsi, Ferran Torres, Joan Garcia, Dani Olmo, hingga Lamine Yamal.

Dalam laga final Piala Dunia 2026 yang hampir pasti menjadi partai terakhir La Pulga dalam keikutsertaannya di World Cup sepanjang sejarah tersebut, Messi menghadapi lawan-lawan yang spesial, para bocah yang kini jadi andalan klub yang membesarkannya. Khusus dengan Lamine Yamal, Messi punya "ikatan" yang lebih khusus lagi.

Bukan hanya karena saat ini Lamine Yamal memakai nomor 10 Barcelona, yang dulu lekat dengan La Pulga. Bukan pula karena Yamal disebut-sebut sebagai Pangeran Camp Nou. Sekitar 19 tahun lalu, Messi pernah dipotret tengah memandikan Yamal saat sang bocah masih bayi.

Memori Messi Memandikan Yamal & Alasan di Balik Foto Ikonik

Foto Lionel Messi memandikan Lamine Yamal diambil pada musim gugur 2007. Kala itu, Lionel Messi baru berusia 20 tahun. Sebaliknya, Lamine Yamal merupakan bayi berusia lima bulan yang lahir dari keluarga imigran asal Maroko dan Guinea Khatulistiwa yang menetap di wilayah Rocafonda, Mataró.

Pertemuan itu merupakan bagian dari proyek kalender amal tahunan yang diinisiasi oleh surat kabar lokal Diario Sport bersama badan kemanusiaan PBB, UNICEF. Orang tua Yamal memenangkan undian dari kerja sama tersebut. Hadiah yang dimenangkan adalah sesi pemotretan eksklusif bersama salah satu pemain utama Barcelona.

Saat itu, Lionel Messi memang sudah naik daun sebagai bintang muda Barca. Namun, tidak akan ada yang bisa menebak, sosok yang masih memakai nomor 19 itu akan memenangi 8 Ballon d'Or. Di sisi lain, tidak ada yang menyangka pula, bayi Yamal kelak akan jadi "pewaris" Messi.

Fotografer yang mengabadikan momen Messi dan Yamal, Joan Monfort, mengungkapkan betapa sulit dan canggungnya atmosfer di dalam ruang ganti pada hari itu.

"Messi adalah anak yang sangat pemalu. Ketika dia masuk ke ruang ganti dan mendapati sebuah bak mandi plastik berisi air serta seorang bayi di dalamnya, dia sempat bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Pada awalnya, dia bahkan tidak tahu cara memegang bayi itu dengan benar," kenang Joan Monfort seperti dikutip dari Associated Press.

Tidak ada satu pun orang di dalam ruangan tersebut yang bisa meramal masa depan. Sesi foto yang berjalan canggung itu dilewati tanpa pretensi apa pun. Messi tidak pernah tahu siapa bayi yang ia mandikan, dan orang tua Yamal pun hanya mengira mereka "sekadar" berfoto dengan seorang penyerang muda berbakat asal Argentina.

Lamine Yamal Timnas spanyol

Penyerang Spanyol bernomor punggung 19, Lamine Yamal, mengontrol bola selama pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Spanyol dan Mesir di Stadion RCDE di Cornella de Llobregat, dekat Barcelona, ​​pada 31 Maret 2026. (Foto oleh Lluis GENE / AFP)

Kini, setelah hampir dua dekade berlalu sejak riak air di bak plastik biru Camp Nou itu tenang, takdir membawa mereka ke panggung tertinggi di Stadion New York-New Jersey. Sesi foto amal yang tidak disengaja 19 tahun lalu bertransformasi menjadi duel antargenerasi paling epik dalam sejarah sepak bola modern.

Lionel Messi akan turun ke lapangan demi menyempurnakan tarian terakhirnya, sedangkan Lamine Yamal siap membuktikan bahwa "baptisan" air dari sang mentor belasan tahun lalu telah menjadikannya pewaris takhta yang sah.

Barcelona Tua dan Muda di Final Piala Dunia 2026

Di luar kisah Lionel Messi dan Lamine Yamal, bagi fans Barcelona, laga final Piala Dunia 2026 adalah partai spesial. Mereka bisa melihat para penggawa muda Blaugrana berhadapan dengan sang legenda sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub, Lionel Messi.

Dalam skuad Spanyol yang diasuh pelatih Luis de la Fuente, di antara 8 pemain Barcelona yang diangkut ke Piala Dunia 2026, 4 di antaranya adalah pasukan inti.

Selain Lamine Yamal yang sudah bermain 496 menit di Piala Dunia kali ini, ada Pau Cubarsi yang tidak tergantikan di jantung pertahanan La Roja dengan 630 menit. Berikutnya, Pedri (442 menit) dan Dani Olmo (421 menit) sama-sama tampil sebagai starter dalam 5 kesempatan, sedangkan 2 partai lain dari bangku cadangan.

Ferran Torres sang supersub, turun 6 kali dari bangku cadangan dengan total 226 menit. Ia adalah pengumpan untuk gol kemenangan Mikel Merino saat lawan Portugal. Gavi (76 menit) juga tercatat punya peran meski kecil. Sementara itu, Joan Garcia dan Eric Garcia ada di posisi pelapis yang belum juga turun ke lapangan hingga babak semifinal.

F C Barcelona dan Inter Milan

Pemain Barcelona Lionel Messi, tengah, mengoper bola saat pertandingan sepak bola grup F Liga Champions antara F.C. Barcelona dan Inter Milan di stadion Camp Nou di Barcelona, ​​Spanyol, Rabu, 2 Oktober 2019. Emilio Morenatti / AP

Nama-nama tersebut akan berhadapan dengan Lionel Messi yang sudah mencetak 8 gol dan 4 assist di Piala Dunia 2026. Para penggawa Barca itu akan coba menghentikan La Pulga yang mengincar gelar Piala Dunia kedua sepanjang kariernya.

Di Stadion New York-New Jersey pada Senin, 20 Juli mendatang, hanya akan ada satu pemenang: entah Argentina dengan Messi sang legenda Barcelona, atau Spanyol dengan para bintang baru Blaugrana. Bagi fans Barcelona, laga ini adalah waktu ketika mereka melihat masa lalu yang paling agung, bertumbukan dengan masa depan yang sedang merekah.

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus