Menuju konten utama

Prediksi Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia, Siapa Juara?

Prediksi Spanyol vs Argentina final Piala Dunia 2026, siapa juara Messi atau Yamal? Cek head to head, perkiraan line-up, link live streaming, jam tayang.

Prediksi Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia, Siapa Juara?
Lionel Messi (nomor punggung 10) dari Argentina bersiap untuk melakukan sepak mula sebelum pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Swiss di Stadion Kansas City pada 11 Juli 2026 di Kansas City, Missouri. David Ramos/Getty Images/AFP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Prediksi Spanyol vs Argentina di final Piala Dunia 2026 mengarah pada kemenangan La Roja daripada sang juara bertahan. Duel antara pemenang EURO 2024 kontra juara Copa America 2024 ini akan menjadi penentu siapa yang terbaik. Laga ini bakal monumental karena mempertemukan dua bintang dari dua generasi berbeda, Lionel Messi dengan Lamine Yamal.

Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina berlangsung pada Senin (20/7/2026) mulai pukul 02.00 WIB atau 03.00 WITA atau 04.00 WIT. Laga puncak ini akan dihelat di Stadion MetLife, New Jersey Amerika Serikat.

Spanyol dan Argentina menampilkan wajah yang sekilas berbeda, tetapi sebenarnya sama. Kedua negara mengandalkan permainan menyerang nan atraktif. Bedanya, untuk La Albiceleste, output kemampuan ofensif mereka terlihat dari jumlah gol yang mencapai 19 hanya dalam 7 laga, terproduktif di antara 48 negara peserta.

Sebaliknya, Spanyol justru datang dengan pertahanan baja. Meskipun tetap memonopoli penguasaan bola setiap laga, dengan rata-rata 63,9 persen, La Roja hanya sekali kebobolan. Itu terjadi saat Spanyol mengalahkan Belgia 2-1. Jumpa Arab Saudi, Cape Verde, Uruguay, Austria, Portugal, bahkan Prancis, gawang yang dikawal Unai Simon nirbobol.

Strategi menyerang Argentina punya filosofi mencetak gol sebanyak mungkin melebihi lawan. Itu tidak terlepas dari kelemahan mereka di sektor sayap yang terbukti jadi penyebab La Albiceleste kebobolan 7 gol dari 5 laga terakhir di Piala Dunia 2026. Faktor adanya Lionel Messi sang pemain dengan rating 9,1, jadi alasan Lionel Scaloni melakukan pendekatan model itu.

Sebaliknya, strategi menyerang Spanyol adalah selama mungkin menguasai bola sehingga lawan tidak bisa menyentuh zona terlarang mereka. Kolektivitas La Roja, di samping peran maksimal Rodri, Pau Cubarsi, dan Aymeric Laporte adalah alasan Luis de la Fuente memilih pendekatan ini.

Menariknya, laga Spanyol vs Argentina ini menghadirkan sejarah bagi Barcelona dengan pertemuan dua bintang dari generasi berbeda. Di satu sisi, ada peraih 8 trofi Ballon d'Or, Lionel Messi, yang sudah berusia 39 tahun. Di sisi lain, ada winger berusia 19 tahun pewaris nomor Messi di Barca, Lamine Yamal.

Prediksi Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026

Sepanjang sejarah, Timnas Spanyol baru sekali menjadi pemenang Piala Dunia, yaitu di edisi 2010 melalui generasi emas mereka. Sebaliknya, Argentina sudah juara 3 kali, yaitu pada 1978, 1986, dan 2022. Selain itu, La Albiceleste tercatat sudah tembus 5 kali ke final, 3 di antaranya, termasuk pada edisi 2026 ini, terjadi pada era Lionel Messi.

Duel Spanyol kontra Argentina menjadi ajang untuk membuktikan siapa yang lebih tangguh: lini serang La Albiceleste yang hingga kini punya 19 gol dari 7 laga, atau lini belakang La Roja yang baru terkoyak sekali dalam 7 partai.

Jika dibedah secara rinci, dalam 7 pertandingan Piala Dunia 2026 hingga semifinal, Spanyol punya expected Goals against (xG against) sebesar 3,09. Jika semua peluang emas lawan dihitung secara matematis, Spanyol "seharusnya" kebobolan minimal 3 gol. Namun, faktanya, mereka cuma terkoyak sekali saja.

Selain itu, ada 44 tembakan yang dilepaskan lawan Spanyol dari 7 laga. Itu tergolong rendah karena La Roja hanya menderita rata-rata 6,2 tembakan per laga). Kualitas rata-rata tembakan lawan hanyalah 0,07.

Sepanjang perjalanan Spanyol di Piala Dunia edisi ke-23 ini, para lawan dipaksa melakukan tembakan-tembakan sulit (jarak jauh atau sudut sempit) dengan peluang masuk hanya sebesar 7% per tembakan.

Bukti sahihnya terjadi saat Spanyol melawan Prancis yang sebelum laga semifinal bisa mengemas 16 gol, 8 di antaranya dibukukan Kylian Mbappe. Meski Les Bleus mengirim 10 tembakan, hanya 2 saja yang on target. Selain itu, tendangan tepat sasaran pertama Prancis baru terjadi pada menit 81.

Kemampuan lini tengah Spanyol untuk meredam Prancis ini akan jadi momok untuk Argentina, tim yang sama eksplosifnya dengan Les Bleus. La Albiceleste punya 19 gol di Piala Dunia 2026, yang dibagi pada Lionel Messi (8 gol), Lautaro Martinez (3 gol), dan Enzo Fernandez (2 gol).

Namun, ada perbedaan signifikan Argentina dengan Prancis. Tercatat, ada 8 penggawa La Albiceleste yang sudah mencetak gol di Piala Dunia kali ini, dari 3 sektor berbeda: 12 gol dari penyerang, 4 gol dari gelandang, dan 2 gol dari bek tengah.

Faktor lain, Argentina bisa mencetak gol dari semua cara. Ada 8 dari open play, 5 set pieces, 4 serangan balik, 1 penalti, dan 1 gol bunuh diri. Belum lagi gol menit-menit akhir laga yang jadi senjata Albiceleste untuk mempersembahkan gelar terakhir kepada Lionel Messi.

Mental juara tim tango sudah terbukti saat melawan Cape Verde, ketika mereka 2 kali dikejar sebelum menang 3-2. Saat jumpa Mesir, Argentina menghadapi situasi berbeda, dari tertinggal 2 gol jadi menang 3-2.

Melawan Swiss, La Albiceleste lepas dari tekanan setelah lawan mencetak gol penyeimbang. Lalu, saat menghadapi Inggris, tinggal punya 5 menit sisa, Argentina malah menang 2-1.

Rekor Head to Head (H2H) Spanyol vs Argentina

Berikut ini perbandingan kekuatan Spanyol dan Argentina berdasarkan rekor pertemuan dan hasil 5 laga terakhir. La Roja konsisten untuk tidak terbobol, sedangkan La Albiceleste hampir selalu konsisten mencetak 3 gol, kecuali saat melawan Inggris.

Rekor Pertemuan Terakhir Spanyol vs Argentina

  • 07/09/2010 Argentina vs Spanyol skor 4-1
  • 14/11/2009 Spanyol vs Argentina skor 2-1
  • 11/10/2006 Spanyol vs Argentina skor 2-1
  • 13/07/1966 Argentina vs Spanyol skor 2-1

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Spanyol

  • 14/07/2026 Prancis vs Spanyol skor 0-2
  • 10/07/2026 Spanyol vs Belgia skor 2-1
  • 06/07/2026 Portugal vs Spanyol skor 0-1
  • 02/07/2026 Spanyol vs Austria skor 3-0
  • 27/06/2026 Uruguay vs Spanyol skor 0-1

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Argentina

  • 15/07/2026 Inggris vs Argentina skor 1-2
  • 12/07/2026 Argentina vs Swiss skor 3-1
  • 07/07/2026 Argentina vs Mesir skor 3-2
  • 03/07/2026 Argentina vs Tanjung Verde skor 3-2
  • 28/06/2026 Yordania vs Argentina skor 1-3

Perkiraan Line-up Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026

Dalam laga Spanyol vs Argentina, semestinya pelatih La Roja, Luis de la Fuente tetap mengandalkan formasi 4-3-3 yang bisa diubah jadi 4-2-3-1. Rodri kemungkinan akan berpartner dengan Fabian Ruiz yang lebih matang daripada Pedri.

Sementara itu, Argentina akan melakukan pendekatan berbeda. Memakai 4 gelandang akan membuat mereka aman lawan Spanyol. Itu artinya, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Leandro Paredes bakal turun dalam starting XI.

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsí, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Dani Olmo, Lamine Yamal, Alex Baena; Mikel Oyarzabal

Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes; Lionel Messi, Julián Álvarez

Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026

Live streaming antara Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 dapat dilakukan melalui platform Fola Play dan MAXstream pada Senin pagi, 20 Juli 2026, mulai pukul 02.00 WIB. Berikut link untuk menyaksikannya.

Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026 via Fola Play

Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026 via MAXstream

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman & Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman & Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus