Menuju konten utama

Kena OTT KPK, Ini Kekayaan Wamenaker Ebenezer Menurut LHKPN

Wamenaker, Immanuel Ebenezer, yang terkena OTT KPK memiliki kekayaan Rp17,6 miliar. Kekayaan Noel terus naik dari tahun sebelumnya. Simak rinciannya.

Kena OTT KPK, Ini Kekayaan Wamenaker Ebenezer Menurut LHKPN
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) saat memberikan sambutan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (INKOP TKBM) Pelabuhan, di Jakarta, Selasa (24/6/2025). ANTARA/HO-Kemnaker RI

tirto.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (21/8/2025). Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK terakhir pada 2024, Ebenezer memilik kekayaan Rp17,6 miliar.

KPK menjaring Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam OTT terkait dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto,

"Terkait pengurusan sertifikasi K3," tutur Fitroh, dikutip dari Antara pada Kamis.

Lebih lanjut, Fitroh menyatakan bahwa Noel diduga terlibat dalam pemerasan kepada sejumlah perusahaan yang hendak mengurus sertifikasi K3. Selain Noel, KPK melaporkan telah menangkap 10 orang lainnya dalam OTT pada Kamis. Dalam waktu dekat, KPK akan menentukan status dari para pihak yang tertangkap tersebut, termasuk Wamenaker.

Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer yang Kena OTT KPK

Immanuel Ebenezer Gerungan atau akrab disapa Noel merupakan politikus Partai Gerindra yang ditunjuk Prabowo jadi Wamenaker pada Kabinet Merah Putih yang ia bentuk pada 21 Oktober 2024.

Sebelum ditunjuk jadi Wamenaker dan 10 bulan kemudian terjaring OTT, Immanuel Ebenezer merupakan salah satu pendukung Prabowo dalam Pilpres 2024 lalu. Ia merupakan orang di balik gerbong relawan Prabowo Mania 08.

Karier politiknya memang lekat dengan dukung mendukung calon presiden. Dalam pentas politik nasional, namanya lebih dulu mencuat sebagai Ketua Umum Jokowi Mania, gerbong pendukung calon presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Ketika orang yang ia dukung memenangkan pemilu dan jadi presiden, Noel kemudian diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) pada 12 Juni 2021.

Namun, jabatan itu tak berlangsung lama. Ia dicopot Erick Thohir seiring kemunculannya dalam pengadilan terpidana kasus terorisme, Munarman. Dalam persidangan yang digelar oleh PN Jakarta Timur tersebut, Noel hadir sebagai saksi untuk meringankan hukuman mantan Juru Bicara FPI dan eks Ketua YLBHI itu.

Kemudian, jelas Pilpres 2024, Immanuel Ebenezer kembali membuat gerbong pendukung capres. Semula, ia membuat gerbong pendukung untuk Ganjar Pranowo, politikus PDIP yang kemudian jadi capres dalam Pemilu 2024. Oleh Noel, gerbong pendukung ini dinamakan Ganjar Mania.

Namun, langkahnya untuk mendukung pencalonan Ganjar Pranowo tersebut sempat menjadi kontroversi lantaran PDIP sebagai partai tempat Ganjar bernaung belum memutuskan siapa yang akan diusung sebagai capres dalam Pemilu 2024.

Pada akhirnya, manuver politik keluarga Jokowi dalam Pilpres 2024 juga turut mengubah arah dukungan Noel. Pria kelahiran Riau pada 22 Juli 1975 itu kemudian ikut mendukung Prabowo sebagai capres dengan membentuk gerbong pendukung bernama Prabowo Mania 08.

Perubahan arah dukungan Immanuel Ebenezer itu dilakukan seiring diresmikannya anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo.

Tak hanya menjadi pendukung pasangan Prabowo-Gibran, Noel juga kemudian masuk dalam Partai Gerindra, partai bikinan mantan Pangkostrad era 98 itu.

Melalui Gerindra, Noel sempat diisukan maju sebagai calon Gubernur Kalimantan Utara. Namun, ia akhirnya maju dalam Pemilu Legislatif sebagai calon anggota DPR dan gagal terpilih untuk ke Senayan.

Meskipun gagal melenggang ke Senayan, Noel kemudian ditarik Prabowo untuk mengisi pos Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih yang ia bentuk.

Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer menurut LHKPN

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Immanuel Ebenezer tercatat memiliki total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp17,6 miliar, dengan tanggal lapor 31 Desember 2024.

Dari total Rp17,6 miliar itu, kekayaan terbesar Noel terletak pada kepemilikan tanah dan bangunan dengan jumlah nilainya mencapai Rp12,1 miliar. Jumlah tersebut didapatkan dari empat tanah dan bangunan yang terletak di Depok dan sebidang tanah seluas 3.090 m2 di Bogor.

Selain tanah dan bangunan, Noel juga melaporkan lima unit alat transportasi berupa mobil Mitsubishi Pajero senilai Rp500 juta, mobil KIA Picanto senilai Rp90 juta, mobil Toyota Fortuner senilai Rp430 juta, mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp2,3 miliar, dan sepeda motor Yamaha NMAX senilai Rp16 juta.

Noel juga melaporkan memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp109 juta serta harta kas dan setara kas senilai Rp2 miliar.

Masih berdasar LHKPN, catatan kekayaan Immanuel Ebenezer terus naik dalam beberapa tahun terakhir. Kekayaan Ebenezer pada LHKPN 2020, tercatat senilai Rp2,9 miliar. Lalu pada 2021, kekayaan Ebenezer mencapai Rp4,8 miliar. Serta melonjak hingga Rp17 miliar pada LHKPN 2024.

Berikut ini rincian kekayaan Immanuel Ebenezer menurut LHKPN 2024:

A. Tanah dan bangunan Rp12.145.000.000

  • Tanah dan bangunan seluas 83 m2/83 m2 di kab/kota Kota Depok, hasil sendiri Rp700.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 160 m2/160 m2 di kab/kota Kota Depok, hasil sendiri Rp1.500.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 137 m2/274 m2 di kab/kota Kota Depok, hasil sendiri Rp1.700.000.000
  • Tanah seluas 3090 m2 di kab /kota Kota Bogor, hasil sendiri Rp1.545.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 2260 m2/500 m2 di kab/kota Kota Depok, hasil sendiri Rp6.700.000.000
B. Alat transportasi dan mesin Rp3.336.000.000

  • Mobil, Mitsubishi Pajero tahun 2020, hasil sendiri Rp500.000.000
  • Mobil, KIA Picanto tahun 2015, hasil sendiri Rp90.000.000
  • Motor, Yamaha NMAX tahun 2015, hasil sendiri Rp16.000.000
  • Mobil, Toyota Fortuner tahun 2022, hasil sendiri Rp430.000.000
  • Mobil, Toyota Land Cruiser 300 VX tahun 2023, hasil sendiri Rp2.300.000.000
C. Harta bergerak lainnya Rp109.500.000

D. Surat berharga Rp----

E. Kas dan setara kas Rp2.029.760.877

F. Harta lainnya Rp----

Sub total Rp17.620.260.877

Iii. Hutang Rp----

Iv. Total harta kekayaan (ii-iii) Rp17.620.260.877

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan