Menuju konten utama

Kemlu: Ada 3.100 Aduan WNI Terkait Sindikat Scam Kamboja

Kemlu menerima 3.100 aduan WNI terkait jaringan penipuan online (scam) di Kamboja. KBRI Phnom Penh akan fasilitasi pemulangan.

Kemlu: Ada 3.100 Aduan WNI Terkait Sindikat Scam Kamboja
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) dikumpulkan untuk pendataan setibanya dari Myanmar di Terminal 2, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/1/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan ada lebih dari 3.100 aduan Warga Negara Indonesia (WNI) terkait sindikat penipuan daring (scam) di Kamboja. Ribuan aduan itu diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh.

Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, mengatakan, hingga saat ini terdapat 1.213 WNI yang masih ditempatkan di lokasi penampungan untuk menunggu pemulangan.

“Dapat diinformasikan saat ini yang ada di penampungan sementara kita jumlahnya adalah 1.213 WNI. Semua proses dilakukan secara hati-hati dan proporsional,” ungkap Yvonne kepada para wartawan di Kantor Kemlu, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Atas aduan tersebut, saat ini KBRI Phnom Penh telah melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran, dan juga fasilitasi pemulangan.

Selain itu, KBRI Phnom Penh bersama Kemlu dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, disebut Yvonne, juga telah melakukan verifikasi data, asesmen khusus, dan menerbitkan 830 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Dan dapat kita sampaikan 722 WNI kita itu dendanya telah diputihkan oleh imigrasi Kamboja. Ini juga hasil negosiasi KBRI Phnom Penh dengan otoritas setempat,” katanya.

Yvonne menegaskan, pemerintah Indonesia memastikan bahwa seluruh WNI berada dalam kondisi aman dan sehat. Ia juga berharap, mereka bisa segera pulang dengan selamat.

“Yang paling penting dapat saya sampaikan saat ini adalah pemerintah Indonesia memastikan mereka dalam kondisi yang aman dan sehat, dan di sana prosesnya kan masih berlanjut ya di Phnom Penh, di Kamboja. Dan saat dipulangkan nanti mereka dalam keadaan aman dan selamat,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PENIPUAN ONLINE atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Dipna Videlia Putsanra