Menuju konten utama

Kemhan Tegaskan 4 Mahindra Scorpio Hibah Adalah Bencana Sumatra

Kemhan memberi klarifikasi, tidak ada kaitan empat unit mobil pikap tersebut dengan pengadaan impor 105 ribu mobil dari India.

Kemhan Tegaskan 4 Mahindra Scorpio Hibah Adalah Bencana Sumatra
Seremoni penyerahan Mahindra Scorpio Pik Up untuk Koperasi Merah Putih. Doc: Instagram/bung.joaomota
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengklarifikasi pemberian empat unit mobil pikap Mahindra Scorpio yang dihibahkan pada Desember 2025 lalu.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan), Brigjen TNI Rico Sirait, membantah bahwa empat unit mobil pikap tersebut merupakan bagian dari pengadaan impor 105 ribu mobil dari India.

Menurutnya, empat unit mobil pikap yang diterima oleh Kemhan itu merupakan hibah dari Mahindra yang ditujukan untuk membantu penanganan bencana di Sumatra.

“Pada waktu bulan Desember yang lalu, Mahindra ini memberikan hibah kepada Kementerian Pertahanan empat buah kendaraan ya. Dalam rangka untuk diteruskan ke daerah bencana, yaitu bencana Sumatra,” ujar Rico kepada para wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

“Jadi tidak benar, sekali lagi, tidak benar bahwa itu bagian daripada Kemhan melakukan pemudahan dan sebagainya,” lanjut Rico.

Rico menerangkan, empat unit mobil pikap itu langsung didistribusikan begitu tiba di Jakarta. Mobil-mobil itu diberikan kepada berbagai satuan TNI yang tengah melakukan penanganan bencana.

Adapun mobil-mobil itu digunakan untuk distribusi logistik, obat-obatan, sampai dengan manusia di wilayah-wilayah terdampak bencana.

“Sudah digunakan oleh TNI yang terlibat dalam distribusi logistik, bantuan obat-obatan, dan untuk pergerakan manusia, perorangan ya. Itu yang digunakan untuk kendaraan Scorpio dari Mahindra,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Mota, memastikan perusahaannya tetap melanjutkan rencana impor 105 ribu unit pikap 4x4 dari India.

Kendaraan tersebut berasal dari dua pabrikan, Mahindra dan Tata Motors, dan disebut telah memperoleh dukungan pemerintah dan akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih.

“Saya ini kan BUMN, saya pasti taat kepada pemerintah dan taat kepada rakyat. Kami setia kepada negara dan rakyat, tidak kepada individu atau kelompok tertentu yang menolak,” ujar Joao saat ditemui di kantor Agrinas, Jakarta Timur, Selasa (24/2/2026).

Baca juga artikel terkait PIKAP atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Alfons Yoshio Hartanto