Menuju konten utama

Kemenpan RB: ASN Mulai Bekerja di IKN pada Oktober 2024

Kemenpan RB, mengatakan pada Oktober 2024 para aparatur sipil negara (ASN) direncanakan sudah mulai bekerja di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Kemenpan RB: ASN Mulai Bekerja di IKN pada Oktober 2024
Sepuluh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti pelantikan online di Aula SMAN 1 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (21/4/2020). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc.

tirto.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), mengatakan pada Oktober 2024 para aparatur sipil negara (ASN) direncanakan sudah mulai bekerja di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, Erwan Agus Purwanto, menuturkan, kepindahan ASN ke IKN tersebut menyesuaikan dengan agenda pergantian pemerintahan lama ke pemerintahan baru.

"Kalau kita melihat itu, tentu pada saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, pada Oktober, mestinya sudah ada ASN di sana. Jadi nanti, tentu Oktober mestinya sudah akan berjalan," kata Erwan dikutip dari Antara, Rabu (21/2/2024).

Dia juga menuturkan, pemerintah masih membahas pemberian tunjangan khusus bagi ASN yang pindah ke IKN, tetap dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal negara.

"Nanti akan segera disampaikan terkait dengan tunjangan-tunjangan khusus bagi ASN batch pertama yang akan pindah ke IKN," ungkap Erwan.

Erwan menambahkan perencanaan itu bersifat dinamis karena mempertimbangkan kondisi di lapangan sehingga, jika target belum tercapai, maka akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

"Perencanaan itu dinamis, ada target, ada realisasi," kata Erwan.

ASN Pindah Kloter Pertama ke IKN 6.000 Orang

Sebelumnya, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, mengatakan jumlah ASN angkatan pertama yang akan pindah ke IKN sebanyak 6.000 orang, karena ketersediaan tempat belum memadai.

Anas menyebut saat ini di IKN baru terdapat 47 tower, yang satu diantaranya berisi 60 unit tempat hunian untuk ASN, anggota TNI, anggota Polri, pejabat eselon I, dan lain sebagainya.

"Totalnya, tadinya yang pindah 11.916, tetapi karena bangunan di sana yang siap 6.000; maka nanti 6.000 dulu yang akan pindah," kata Anas di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/2).

Baca juga artikel terkait IBU KOTA NUSANTARA

tirto.id - Flash news
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin