Menuju konten utama

Kemendag RI Gelar Pasar Murah di 400 Titik Seluruh Indonesia

"Untuk masing-masing titik, ada 500 paket yang disalurkan ke tengah masyarakat."

Kemendag RI Gelar Pasar Murah di 400 Titik Seluruh Indonesia
Warga mengantre untuk menukarkan kupon dengan paket sembako murah di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (10/8). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

tirto.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia menggelar pasar murah di 400 titik di seluruh Indonesia selama bulan puasa pada tahun ini.

Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar-Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Kemendag RI Eva Yuliana di sela pembagian paket sembako di Pondok Pesantren Al Muayyad Windan, Sukoharjo, Jumat (25/5/2018) menjelaskan terdapat 500 paket yang akan disalurkan.

"Untuk masing-masing titik, ada 500 paket yang disalurkan ke tengah masyarakat," katanya, dilansir Antara.

Untuk masing-masing paket tersebut, masyakat cukup menebus dengan harga Rp50 ribu dengan isi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 2 kg gula pasir, dan sirup.

"Kalau harganya sendiri setelah tadi saya hitung dengan masyarakat yang ada di sini bisa sampai Rp120.000. Pada tahun ini juga makin banyak perusahaan yang terlibat untuk menyalurkan paket sembako," katanya.

Windan menjelaskan khusus di wilayah Solo Raya jumlah titik pelaksanaan pasar murah tersebut ada sekitar 40 titik.

Jika pada tahun lalu sekitar 20 perusahaan yang terlibat dalam penyaluran paket sembako pada program pasar murah, pada tahun ini bertambah menjadi 40 perusahaan.

Menurut dia, pada program tersebut Kemendag tidak menerima dana sepeserpun dari perusahaan untuk kemudian diwujudkan dalam paket sembako.

"Di sini Kemendag hanya memfasilitasi. Namun, ada perusahaan yang tidak terlibat di semua titik. Misalnya, ada yang menyalurkan di dua titik saja," katanya.

Ia berharap melalui program pasar murah tersebut dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat kelas menengah ke bawah. Selain itu, diharapkan pula dapat menekan angka inflasi daerah.

Sementara itu, warga setempat Nur Azizah (55) mengaku senang dengan pasar murah tersebut. Nur Azizah berharap ke depan acara tersebut berkelanjutan sehingga memberikan keringanan kepada warga seperti dirinya.

"Paket ini jadinya murah sekali, 'nebus'-nya enggak sampai separuh harga," katanya.

Baca juga artikel terkait RAMADAN 2018

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani