Menuju konten utama

Kemenag Minta Jemaah Haji Tertib, Singgung soal Larangan Merokok

Kemenag mengingatkan alarm kebakaran hotel di Arab Saudi peka terhadap asap sehingga bunyi alarm dikhawatirkan mengganggu jemaah haji lain di hotel.

Kemenag Minta Jemaah Haji Tertib, Singgung soal Larangan Merokok
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag, Akhmad Fauzin. (FOTO/Dok. Kemenag RI)

tirto.id - Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag), Akhmad Fauzin, meminta agar jemaah selalu menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama saat menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Salah satunya adalah patuh terhadap larangan merokok, khususnya di ruangan terutup.

“Menjaga ketertiban di pemondokan. Kepada seluruh jemaah untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan dipemondokan, khususnya dilarang keras merokok di dalam kamar hotel atau ruang tertutup lainnya,” ujar Akhmad Fauzin dalam konferensi Pers yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (10/6/2025).

Fauzin mengatakan bahwa sistem keamanan di Arab Saudi sangat sensitif terhadap asap rokok karena dapat memicu alarm kebakaran menyala. Dia menilai, bunyi alarm ini akan menganggu ketertiban dan kenyamanan para jemaah lain.

“Perlu diketahui bahwa sistem keamanan hotel di Arab Saudi sangat sensitif terhadap asap rokok. Merokok di dalam ruangan dapat memicu alarm kebakaran, menyebabkan kepanikan di kalangan jemaah lain, bahkan dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum,” jelasnya.

“Oleh karena itu, mari kita saling menjaga dan menghormati satu sama lain demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh jemaah,” lanjut Fauzin.

Selain itu, seiring dengan rencana pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air pada 11 Juni 2025, Fauzin meminta agar jemaah membawa barang sesuai ketentuan, termasuk tidak melebihi batas atau membawa barang yang dilarang. Pemerintah pun akan melakukan pengecekan secara bertahap.

“Seiring persiapan kepulangan, proses penimbangan barang bawaan juga akan dilakukan secara bertahap oleh petugas. Kami mengingatkan jemaah untuk menata barang bawaan sesuai ketentuan, tidak melebihi batas berat yang telah ditetapkan oleh maskapai penerbangan, serta tidak membawa barang-barang yang dilarang,” tuturnya.

Lebih jauh, Fauzin juga meminta agar para jemaah memberikan tanda pengenal pada barang bawaannya untuk memudahkan proses pengambilan barang atau bagaasi. Pun, dia juga mengimbau untuk memastikan barang berharga disimpan dengan aman.

“Kepada keluarga di tanah air, kami mohon doa agar proses pemulangan jemaah berialan lancar dan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat dan mendapatkan gelar haji mabrur dan mabrurah,” tutup Fauzin.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Fahreza Rizky

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Andrian Pratama Taher