tirto.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan mencetak Mushaf Al-Qur'an untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan Kemenag sebelumnya telah membagikan sebanyak 9.000 Al-Qur'an. Namun, ternyata jumlah tersebut belum cukup.
"Kemarin kita angkatan ketiga ya, 9.000 mushaf Al-Qur'an untuk dibagi, ternyata belum cukup. Maka itu kita segera mencetak lagi sekarang ini untuk memenuhi mushaf-mushaf Al-Qur'an," kata Nasaruddin kepada wartawan usai Upacara Hari Amal Bhakti Kemenag ke-80, di Gedung Kemenag, Sabtu (3/1/2026).
Bukan hanya akan kembali membagikan Al-Qur'an, kata Nasaruddin, Kemenag juga akan membagikan buku-buku agama. Pasalnya, atas kejadian bencana di Sumatra, banyak perpustakaan yang rusak dan tenggelam.
"Tentu bukan hanya Al-Qur'an, tapi buku-buku keagamaan. Terutama anak-anak kita yang perpustakaannya habis tenggelam ya," ujar Nasaruddin. Dia menilai, buku keagamaan sangat penting pagi para korban bencana di Sumatra.
Lebih lanjut, Nasaruddin juga memastikan bahwa sebagian besar rumah ibadah di Sumatra sudah bisa digunakan. Katanya, Kemenag bukan hanya menggunakan APBN, tetapi juga melibatkan bantuan masyarakat untuk perbaikan rumah ibadah pascabencana.
"Jadi Kementerian Agama ini juga bukan hanya mengandalkan APBN, tetapi juga melibatkan masyarakat melalui di bawahnya ormas-ormas Islam. Sehingga dengan demikian rumah-rumah ibadah, termasuk masjid, gereja, pura, dan rumah ibadah yang lain, itu bisa dipakai kembali," tutur Nasaruddin.
Nasaruddin menyebut, di Sumatra Barat hanya tersisa dua masjid yang belum bisa digunakan untuk beribadah. Sementara di Sumatra Utara, sebagian besar gereja sudah bisa digunakan untuk untuk beribadah Natal pada Desember 2025 lalu.
"Walaupun masih sambil jalan ya kita akan melakukan pembenahan lebih sempurna lagi ya. Tetapi masjid juga alhamdulillah sudah mulai banyak sekali yang bisa dipakai. Tetapi kita bantu karpet, kita bantu podium, terutama yang paling banyak dibutuhkan masyarakat di sana itu adalah Mushaf Al- Qur'an," ucap Nasaruddin.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id

































