tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi langsung terkait program baru bantuan dana hibah dari pemerintah yang resmi dibuka,
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok @wa.0853855150660 (arsip) pada Kamis (25/06/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Purbaya mengenakan batik coklat hitam tengah menyampaikan informasi terkait pendaftaran program bantuan dana hibah dari pemerintah yang baru diresmikan melalui akun TikTok tersebut.
“Program baru dari pemerintah sudah resmi terbuka. Jadi untuk pengguna TikTok, silakan daftar melalui akun ini. Tulis nama dan asal dari mana. Nanti kami data berkas Anda. Ayo mendaftar sekarang.” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya dalam video berdurasi 14 detik tersebut.
Pengunggah juga menuliskan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi 085385515066 dan ajakan dalam cuplikan video agar masyarakat dapat segera mendaftar. “Klarifikasi langsung dari bapak menteri keuangan Indonesia membahas program bantuan dana hibah, daftar sekarang.”
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (29/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 743 tanda suka, 334 komentar, 309 dibagikan ulang, dan 12,8 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi antusiasme masyarakat untuk mendaftar bantuan dan menuliskan data pribadinya.
“@herzzzz..: saya mau daptar saya Bu edah Mintarsih umur 63. Tempat tinggal di bandung.” Begitu salah satu komentar dalam unggahan tersebut.
Lantas, benarkah Purbaya berikan klarifikasi terkait diresmikannya program baru bantuan dana hibah melalui akun TikTok tersebut?

Penelusuran Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto terlebih dahulu menelusuri akun pengunggah video. Akun TikTok tersebut menggunakan foto profil bergambar logo centang biru, memiliki 593 pengikut, dan mencantumkan keterangan pada profilnya, “Assalamualaikum wr. wb. Bagi yang ingin mendaftar bantuan PROGRAM DANA HIBAH 2026 silahkan daftar melalui nomor WA: 0853-8551-5066.”
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun tersebut bukan akun resmi milik Purbaya dan tidak memiliki hubungan dengan Menteri Keuangan tersebut. Akun TikTok resmi Purbaya memiliki tanda verifikasi (centang biru) dan diikuti oleh 464,8 ribu pengikut. Sementara itu, akun Instagram resminya menggunakan nama pengguna @menkeuri.
Tirto juga menelaah video secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada intonasi suara yang terdengar kaku dan tidak natural. Karakteristik seperti ini sering ditemukan pada konten yang diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Untuk memastikannya, Tirto menggunakan layanan Hive Moderation guna menganalisis audio dalam video tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa audio yang digunakan memiliki probabilitas sebesar 99,3 persen sebagai suara hasil manipulasi AI.
Selanjutnya, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) melalui Google. Hasil penelusuran mengarah pada video yang dimuat pada akun Instagram @jktinfo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat kerja perdana bersama Komisi XI DPR RI pada 10 September 2025.
Dalam rapat tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa dirinya menyesuaikan gaya komunikasinya dengan tanggung jawab barunya sebagai Menteri Keuangan dan menyampaikan keterangan sesuai naskah yang telah dipersiapkan oleh staf Kemenkeu. Dalam pertemuan tersebut Purbaya tidak menyampaikan klarifikasi atau meresmikan program bantuan dana hibah.
Kementerian Keuangan RI melalui laman PPID Kemenkeu turut membantah klaim yang beredar. Dalam klarifikasinya disebutkan bahwa video yang mencatut nama Purbaya memberikan klarifikasi terkait peresmian program baru bantuan dana hibah melalui aku TikTok merupakan hoaks berbasis teknologi deepfake.
“[HOAKS] Program Baru Bantuan Dana Hibah. Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan bahwa program baru bantuan dana hibah dari pemerintah resmi dibuka dan bagi pengguna media sosial TikTok diminta mendaftar melalui akun tersebut, merupakan video hoaks deep fake,” tulis PPID Kemenkeu.
Kementerian Keuangan menegaskan bahwa informasi mengenai bantuan keuangan yang diklaim disampaikan oleh Purbaya melalui nomor telepon atau video tidak resmi adalah tidak benar. Lebih lanjut, Purbaya tidak pernah menawarkan bantuan keuangan melalui nomor telepon maupun video yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Sebagai Menteri Keuangan, ia kerap menjadi sasaran penyebaran hoaks karena posisinya yang strategis dalam pengelolaan keuangan negara serta popularitasnya di ruang publik. Kondisi tersebut sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, manipulasi informasi, maupun pencurian data pribadi masyarakat.
Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan selalu waspada terhadap informasi yang berasal dari sumber tidak kredibel. Masyarakat juga diminta untuk memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Apabila menemukan informasi terkait Kementerian Keuangan atau keuangan negara yang terindikasi hoaks maupun penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan Kemenkeu PRIME di nomor 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau melalui menu “Hubungi Kami” pada situs resmi Kementerian Keuangan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait program baru bantuan dana hibah 2026 melalui akun TikTok dan nomor tidak resmi bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Analisis menunjukkan bahwa audio dalam video tersebut sangat kuat terindikasi sebagai hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, tidak ditemukan bukti bahwa Purbaya pernah mengumumkan atau menawarkan program bantuan melalui nomor telepon maupun video yang beredar di media sosial tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id

































