tirto.id - Kalender Bali April 2026 lengkap dengan hari pentingnya, dapat menjadi panduan masyarakat dalam menyusun rencana kegiatan ritual maupun sosial. Informasi ini juga menjadi referensi berharga bagi para pelancong yang memiliki rencana mengunjungi Pulau Bali untuk merasakan nuansa spiritual dan kemeriahan budaya.
Kalender Bali merupakan sistem penanggalan tradisional yang fundamental bagi kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Dengan ini mereka dapat menentukan panduan momentum spiritual, budaya, serta aktivitas keseharian.
Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis pergerakan matahari, kalender Bali merupakan hasil akulturasi harmonis antara sistem kalender Saka yang berbasis lunar serta kalender Wuku yang berpijak siklus mingguan.
Sinergi keduanya menciptakan sistem waktu yang sangat spesifik dan sarat makna, yang sampai kini menjadi acuan utama dalam menentukan dewasa ayu (hari baik), pelaksanaan upacara adat, serta rangkaian perayaan keagamaan besar.
Kalender Bali April 2026 dan Daftar Hari Penting
Kalender Bali April 2026 menjadi panduan masyarakat Hindu Bali untuk menjalani kehidupan spiritual dan adat sepanjang bulan tersebut.
Beberapa hari penting yang tercatat dalam kalender Bali April 2026 diawali dengan fase persiapan spiritual, seperti Hari Urip pada 1 April, serta Hari Patetegan yang bertepatan dengan Purnama pada 2 April.
Momen ini dilanjutkan dengan Hari Pangredanaan pada 3 April, sebagai persiapan khusus menyambut turunnya ilmu pengetahuan.
Puncaknya, tanggal 4 April 2026 diperingati sebagai Hari Raya Saraswati, yaitu hari pemujaan terhadap Sang Hyang Aji Saraswati. Hari tersebut dilakukan upacara selamatan terhadap pustaka dan kitab suci, sebagai bentuk syukur atas anugerah ilmu pengetahuan bagi umat manusia.
Agenda berlanjut dengan Banyu Pinaruh pada 5 April, untuk ritual pembersihan lahir batin. Diikuti oleh Soma Ribek (6 April), sebagai penghormatan terhadap Dewi Sri atas keberlimpahan pangan. Lalu Sabuh Mas (7 April) untuk memohon restu atas harta benda.
Sebagai penutup rangkaian siklus, tanggal 8 April dirayakan sebagai Pagerwesi, yakni hari payogan Hyang Pramesti Guru untuk memohon keselamatan dan pagar pelindung bagi alam semesta beserta isinya.
Selain itu, pertengahan bulan April ditandai dengan Kajeng Keliwon Uwudan pada 13 April, lalu Tilem pada 16 April.
Momen penting lainnya adalah Tumpek Landep pada 18 April, hari yang didedikasikan untuk upacara selamatan terhadap alat-alat tajam, senjata, maupun perangkat teknologi.
Tanggal lainnya juga dipenuhi dengan hari peringatan khusus. Pada 22 April sebagai Buda Wage Ukir, merupakan hari pemujaan terhadap Sang Hyang Sri Nini dan Dewa Sadhana pada tempat penyimpanan harta. Kemudian Hari Bhatara Sri pada 24 April.
Jelang akhir bulan, tepatnya 28 April, bertepatan dengan Kajeng Keliwon Enyitan dan Anggar Kasih Kulantir. Ini menjadi momentum pemujaan kehadapan Bhatara Mahadewa.
Kalender Bali April 2026 juga mencatat wuku-wuku yang berlangsung selama bulan ini, seperti: Wuku Watugunung, Sinta, Landep, Ukir, dan Kulantir. Tiap wuku memiliki karakteristik dan pengaruh tersendiri terhadap kegiatan spiritual dan adat.
Pengetahuan tentang wuku membantu masyarakat Bali untuk menentukan dewasa ayu atau hari baik untuk melangsungkan berbagai kegiatan penting.
Kalender Bali juga digunakan untuk menentukan waktu pelaksanaan berbagai ritual seperti Odalan maupun upacara kemanusiaan.
Para pemangku adat sering merujuk pada kalender ini untuk memilih hari baik dalam pernikahan hingga kegiatan pertanian. Bagi wisatawan maupun peneliti budaya, kalender ini menawarkan wawasan mendalam tentang cara masyarakat Bali memaknai keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.
- 1 April 2026: Hari Urip
- 2 April 2026: Hari Patetegan & Purnama
- 3 April 2026: Hari Pangredanaan
- 4 April 2026: Hari Raya Saraswati
- 5 April 2026: Banyu Pinaruh
- 6 April 2026: Soma Ribek
- 7 April 2026: Sabuh Mas
- 8 April 2026: Pagerwesi
- 13 April 2026: Kajeng Keliwon Uwudan
- 16 April 2026: Tilem
- 18 April 2026: TumpekLandep
- 19 April 2026: Redite Umanis Ukir
- 22 April 2026: Buda Wage Ukir
- 24 April 2026: Hari Bhatara Sri
- 28 April 2026: Kajeng Keliwon Enyitan & Anggar Kasih Kulantir
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id





































