Menuju konten utama

Jika Kondisi Cuaca Buruk, BMKG Sarankan Perjalanan Balik Ditunda

BMKG Imbau masyarakat memantau lebih dulu kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan arus balik.

Jika Kondisi Cuaca Buruk, BMKG Sarankan Perjalanan Balik Ditunda
Polisi mengatur arus lalu lintas saat diberlakukan sistem one way atau satu arah di Jalur Selatan, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (12/4/2024). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras.

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi berawan hingga hujan bakal mewarnai keadaan cuaca di mayoritas kota-kota besar di Indonesia pada Minggu (14/4/2024) ini.

Situs resmi BMKG mencatat sejumlah wilayah, seperti Bengkulu, Serang, Denpasar, Manado, dan Ternate, berpotensi tertutup awan pada hari ini. Selanjutnya, awan yang lebih tebal diprakirakan menutupi Samarinda.

Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangka Raya, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Ambon, Manokwari, dan Jayapura.

Sementara itu, Yogyakarta dan Pangkal Pinang diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang pada hari ini.

Adapun hujan disertai petir diprakirakan turun di sejumlah wilayah, seperti Tanjung Pinang, Palembang, dan Banjarmasin.

Selain itu, daerah Jambi, Surabaya, dan Mamuju diprakirakan cerah berawan, serta Tarakan dan Gorontalo diprakirakan akan cerah.

Berdasar prakiraan cuaca tersebut, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengimbau masyarakat yang tengah dalam perjalanan arus balik untuk lebih berhati-hati dan waspada. Para pemudik diimbau untuk mengecek informasi dan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.

Jika memang kondisi cuaca sedang buruk, Dwikorita menyarankan pemudik untuk tidak memaksakan diri atau menunda perjalanan.

"Lebih baik menunggu sampai kondisi cuaca kembali normal karena sangat membahayakan perjalanan. Pantau terus perkembangan info cuaca dan peringatan dini cuaca, gelombang tinggi, pasang air laut dan tsunami, serta info dini gempa bumi melalui aplikasi InfoBMKG dan Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS)," katanya.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2024 atau tulisan lainnya dari Antara

tirto.id - Flash news
Reporter: Antara
Penulis: Antara
Editor: Fadrik Aziz Firdausi