Menuju konten utama

Pemprov Jabar Imbau Masyarakat Waspada Bencana saat Arus Balik

Sekda Jabar meminta masyarakat mempersiapkan sejumlah hal ketika kembali dari kampung halaman dan melintasi daerah Jawa Barat selama arus balik.

Pemprov Jabar Imbau Masyarakat Waspada Bencana saat Arus Balik
Sejumlah kapal bersandar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta, Rabu (28/12/2022). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.

tirto.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar), Herman Suryatman, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi bencana saat kembali dari kampung.

Hal ini tidak lepas dari prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang terjadi pada 13-16 April 2024.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap mewaspadai potensi bencana yang mungkin terjadi selama perjalanan arus balik," kata Herman di Kota Bandung, Sabtu (13/4/2024).

Herman mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar yang mencatat 13 laporan kejadian bencana pada periode 11-12 April 2024, seperti bencana banjir di Kabupaten Sumedang dan Kota Cimahi, dan bencana longsor di sejumlah daerah di Jabar.

Ia meminta masyarakat melakukan sejumlah hal ketika kembali dari kampung halaman dan melintasi daerah Jawa Barat selama arus balik. Pertama, masyarakat disarankan memantau cuaca sebelum melaksanakan perjalanan melalui berbagai kanal informasi, seperti BMKG.

"Pastikan jalur perjalanan yang akan dilewati tidak terhambat oleh perisiwa bencana yang menyebabkan lajur jalan tidak bisa dilalui kendaraan dengan memantau informasi di media sosial," tutur Herman.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat memastikan kendaraan dalam keadaan baik untuk dikendarai perjalanan jauh, dan berhenti atau menepi di tempat yang aman atau bangunan yang kokoh jika terdapat potensi cuaca ekstrem.

"Jika melaksakan perjalanan ke tempat wisata pastikan untuk mengetahui potensi bencana yang mengancam di lokasi tersebut melalui aplikasi InaRISK Personal yang dapat diunggah di playstore maupun apple store," kata Herman.

Jika terjadi kedaruratan bencana yang mengancam, Herman meminta masyarakat segera menghubungi BPBD kabupaten/kota terdekat atau call center BPBD Jabar melalui Nomor 082317012056 yang aktif 24 jam 7 hari.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jabar, Dani Ramdan, mengatakan bahwa BPBD Jabar telah menyiagakan semua hal dalam masa mudik Lebaran terkait dengan potensi bencana.

"Antara lain yang kita siapkan adalah posko kolaborasi yang merupakan gabungan dari beberapa instansi dalam meningkatkan pelayanan pemudik. Di posko itu, selain pelayanan dasar seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, juga sambil mengedukasi masyarakat tentang kewaspadaan bencana. Konsep Posko Kolaborasi yang kita inisiasi saat ini telah diadopsi oleh nasional," kata Dani.

Menurut Dani, Jabar merupakan daerah rawan bencana. Dari Januari hingga Maret 2024, telah terjadi 398 bencana. Pada 2023, tercatat mencapai 2.049 bencana.

"Sebagian besar bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, longsor basah, dan lain-lain," kata Dani.

Baca juga artikel terkait ARUS BALIK 2024 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Flash news
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Irfan Teguh Pribadi