tirto.id - Jadwal Seleksi Substansi beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 lengkap beserta panduannya perlu dipantau calon penerima beasiswa setelah mengikuti pengumuman seleksi administrasi.
Seleksi administrasi beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 telah diumumkan pada 13 Maret 2026. Hasil final setelah sanggah bisa diakses pada 10 April 2026. Kini, para peserta akan memasuki tahapan berikutnya, yakni Seleksi Bakat Skolastik dan Substansi.
Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) merupakan salah satu program beasiswa yang dikelola Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. LPDP mendanai pendidikan tinggi di jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Beasiswa LPDP 2026 bertujuan mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang kompeten dan berintegritas. Tak hanya itu, penerima beasiswa diharapkan akan berkontribusi pada pembangunan nasional melalui pendidikan yang berkualitas.
Program LPDP 2026 menyediakan 5.750 kuota untuk mahasiswa S2, S3, hingga dokter spesialis. Angka ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 4.000 kuota.
Beasiswa LPDP 2026 berfokus pada akselerasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan mendukung program strategis pemerintah. Hal ini turut berdampak pada beberapa skema program yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Namun demikian, tahapan seleksi program beasiswa LPDP 2026 tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya mencakup 3 jenis seleksi, yakni seleksi administrasi, skolastik, dan substansi.
Kapan Seleksi Substansi LPDP 2026 Tahap 1?
Pendaftaran beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 telah berakhir pada 23 Februari 2026. Seleksi Administrasi telah dilaksanakan pada 24 Februari–12 Maret 2026.
Kini, peserta yang lolos Seleksi Administrasi berhak untuk melanjutkan tahap selanjutnya, yakni Seleksi Bakat Skolastik dan Seleksi Substansi. Seleksi Bakat Skolastik sendiri dijadwalkan pada 2–9 Mei 2026.
Akan tetapi, terdapat ketentuan dalam pelaksanaan tahapan seleksi LPDP 2026 Tahap 1 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional. Mengutip laman resmi LPDP, tahapan seleksi hanya terdiri atas Seleksi Administrasi dan Seleksi Substansi. Artinya, mereka tidak melalui tahap Seleksi Bakat Skolastik.
Alhasil, terdapat 2 jenis jadwal Seleksi Substansi di halaman jadwal pada laman resmi LPDP. Seleksi Substansi pertama dijadwalkan mulai 20 April hingga 8 Mei 2026 untuk pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional.
Sementara itu, pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional masih harus melalui tahapan Seleksi Bakat Skolastik terlebih dahulu sebelum melakukan Seleksi Substansi. Tahapan Seleksi Substansi bagi pendaftar tanpa LoA Unconditional dijadwalkan pada 18 Mei–12 Juni 2026.
Seleksi Substansi merupakan tahapan terakhir dalam rangkaian seleksi LPDP 2026 Tahap 1. Pendaftar dengan LoA Unconditional dapat memulai Seleksi Substansi ini tanpa Seleksi Bakat Skolastik. Nantinya, hasil Seleksi Substansi untuk pendaftar dengan LoA mupun tanpa LoA akan diumumkan pada 22 Juni 2026.
Panduan Seleksi Substansi LPDP 2026 Tahap 1
Seleksi Substansi merupakan bagian dari rangkaian tahapan seleksi beasiswa LPDP 2026 Tahap 1. Isinya mencakup seleksi wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai diri dan rencana studi.
Selama proses seleksi, penyelenggara menilai peserta yang layak menjadi penerima beasiswa. Penilaian tidak hanya dari sisi akademik, tapi juga berdasarkan karakter, motivasi, dan komitmen terhadap pembangunan bangsa.
Peserta seleksi pada tahap wawancara akan berhadapan dengan pewawancara yang berasal dari berbagai kalangan, seperti akademisi, praktisi, hingga perwakilan LPDP. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan biasanya seputar latar belakang, motivasi memilih program studi dan kampus tujuan, beserta rencana studi dan rencana setelah studi.
Bagi pelamar beasiswa LPDP luar negeri, penting untuk mempersiapkan diri jika diminta menggunakan bahasa Inggris selama wawancara. Cara ini sekaligus menunjukkan kesiapan calon penerima beasiswa untuk menuntut ilmu di kampus tujuan yang menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris.
Selain wawancara, peserta juga akan diminta menunjukkan dokumen pendukung, seperti esai motivasi atau personal statement, rencana kontribusi, dan komitmen pribadi. Dokumen-dokumen ini bisa menjadi cerminan nilai-nilai yang dipegang masing-masing.
Pembaca dapat mengakses artikel mengenai beasiswa LPDP melalui tautan berikut ini:
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































