tirto.id - Jadwal Petrokimia di final four Proliga 2025 seri Semarang akan menghadapi Jakarta Electric PLN pada 24 April dan Jakarta Popsivo Polwan 26 April. Apakah Megawati Hangestri akan menjalani debutnya bagi Petrokimia di laga tersebut?
Setelah melewatkan final four seri Kediri karena masih menjalani pemulihan cedera, Megawati kini siap bertanding di final four seri Semarang. Pemain kelahiran Jember itu bahkan sudah terlihat bergabung dengan rekan-rekan setimnya di Petrokimia jelang laga di GOR Jatidiri, Semarang.
Pihak klub sendiri telah mengkonfirmasi bahwa Mega akan menjadi tambahan tenaga baru di sisa kompetisi Proliga 2025. Hal itu terlihat dari unggahan video di akun Instagram resmi Petrokimia, @petrovoli_, pada Selasa (22/4).
"Dia kembali!!! Tenaga baru, energi baru, dan siap bertarung di Proliga 2025," demikian caption pada video yang menampilkan sang pemain.
Lantas, jika Mega sudah dikonfirmasi bergabung di final four seri Semarang, siapa pemain yang akan ia gantikan?
Peluang Debut Megawati
Peluang Megawati melakukan debut bagi Petrokimia di final four Proliga 2025 seri Semarang cukup terbuka. Mega yang bisa bermain sebagai opposite bisa saja menggantikan kapten tim yakni Medi Yoku.
Selama Proliga 2025 digelar, Petrokimia selalu mengandalkan Medi sebagai opposite hitter. Dua nama lainnya yang mereka andalkan di awal kompetisi adalah dua pemain asing seperti Kitania Medina (Kuba) dan Tran Thi Thanh Thuy (Vietnam) di posisi outside hitter.
Kemudian memasuki putaran kedua babak reguler, Thanh Thuy yang tidak maksimal digantikan oleh Julia Sangiacomo (Amerika Serikat). Lalu jelang final four, Petrokimia mendatangkan Hanna Davyskiba (Belarusia) menggantikan Kitania yang dianggap tidak terlalu konsisten.
Melihat dua laga awal final four kemarin, sulit rasanya melihat Petrokimia bermain tanpa Sangiacomo dan Davyskiba. Keduanya memiliki peran krusial dalam mendulang poin bagi Petrokimia. Faktanya adalah mereka menjadi top skor sementara Petrokimia di babak final four ini.
Sangiacomo telah mengoleksi 49 poin (47 attacks, 1 block, 1 service ace) dari dua laga di seri Kediri. Performa terbaik Sangiacomo terjadi di laga melawan Jakarta Pertamina Enduro saat ia mengemas 33 poin (31 attacks, 1 block, 1 service ace).
Davyskiba berdiri di urutan kedua daftar top skor Petrokimia dengan 31 poin (28 attacks, 2 blocks, 1 service ace). Dibandingkan Sangiacomo, perolehan poin Davyskiba lebih konsisten dari dua laga awal. Davyskiba mengemas 17 poin (14 attacks, 2 blocks, 1 service ace) melawan Jakarta Popsivo Polwan dan 14 poin (14 attacks) melawan Pertamina Enduro.
Di sisi lain Medi sempat mendapatkan kritik tajam karena hanya mengemas empat poin di laga pertama melawan Popsivo Polwan. Bahkan dua poin di antaranya ia dapatkan dari service aces. Jumlah itu tentu sangat buruk mengingat ia bermain sebagai opposite yang sebenarnya lebih fokus dalam mencari poin.
Tapi Medi bisa membayarnya secara lunas di laga kedua melawan Pertamina Enduro. Sang kapten sukses mengemas 17 poin (14 attacks, 2 blocks, 1 service ace) dan menjadi salah satu bintang kemenangan tim selain Sangiacomo dan Davyskiba.
Hanya saja jika melihat performa dan posisi main, bisa saja Medi yang akan digantikan oleh Mega. Hal itu juga berkaca bahwa Mega bermain sebagai opposite di klub terakhirnya yaitu Red Sparks.
Bagaimanapun juga, pelatih Jeff Jiang Jie kini punya lebih banyak opsi menyerang setelah Mega bergabung. Kuartet Mega, Medi, Sangiacomo, dan Davyskiba bisa secara bergantian diandalkan untuk mencari poin. Belum lagi di bangku cadangan masih ada hitter potensial lain seperti Ajeng Viona Adelea dan Putri Agustin.
Kini dengan semakin lengkapnya kekuatan, Petrokimia akan bertekad mencuri dua kemenangan di seri Semarang. Apalagi di seri Kediri kemarin Petrokimia hanya bisa meraih satu kemenangan dan dua poin dari dua pertandingan.
Petrokimia sempat kalah 3-1 (24-26, 25-17, 25-20, 25-16) di laga pertama melawan Popsivo Polwan. Sedangkan di laga kedua mereka mendapatkan dua poin usai mengalahkan Pertamina Enduro 3-2 (23-25, 25-22, 13-25, 25-22, 15-9).
Sementara itu di final four seri Semarang nanti Petrokimia akan menghadapi Jakarta Electric PLN pada Kamis (24/4) pukul 14.00 WIB. Dua hari kemudian mereka kembali bertemu Popsivo Polwan pukul 19.00 WIB.
Dua laga itu akan sangat menantang karena Petrokimia tidak pernah menang saat bertemu mereka di babak reguler. Melawan Electric PLN, Petrokimia kalah 0-3 (23-25, 19-25, 18-25) dan 2-3 (25-21, 24-26, 25-21, 23-25, 9-15). Sedangkan saat berjumpa Popsivo Polwan, Petrokimia juga selalu menyerah dengan skor 0-3 (13-25, 22-25, 19-25) dan 2-3 (25-21, 32-30, 24-26, 19-25, 12-15).
Jadwal Gresik Petrokimia di Final Four Proliga 2025 Seri Semarang
Berikut jadwal pertandingan Gresik Petrokimia di final four Proliga 2025 seri Semarang:
Kamis, 24 April 2025
- 14.00 WIB: Jakarta Electric PLN vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia - Live: Moji TV, Vidio
Sabtu, 26 April 2025
- 19.00 WIB, Putri: Jakarta Popsivo Polwan vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia - Live: Moji TV, Vidio
* Jadwal dan stasiun televisi yang menayangkan Liga Inggris 2024-25 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemegang hak siar.
Klasemen Voli Putri Final Four Proliga 2025
Berikut klasemen voli putri final four Proliga 2025:
Team Pld W L Pts SW SL SR SPW SPL SPR 1 Popsivo Polwan 2 2 0 5 6 3 2.000 203 182 1.115 2 Pertamina Enduro 2 1 1 4 5 4 1.250 201 195 1.031 3 Petrokimia 2 1 1 2 4 5 0.800 180 202 0.891 4 Electric PLN 2 0 2 1 3 6 0.500 197 202 0.975
Penulis: Wan Faizal
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































