Menuju konten utama

Isi Rekaman Suara Zara Qairina, Benarkah Dianiaya di Mesin Cuci?

Belakangan muncul rekaman berdurasi 44 detik yang dikaitkan dengan kasus kematian Zara Qairina, siswi asal Malaysia. Cek kebenaran terkait rekaman itu.

Isi Rekaman Suara Zara Qairina, Benarkah Dianiaya di Mesin Cuci?
Ilustrasi perundungan . FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Publik Malaysia tengah diguncang dengan beredarnya rekaman suara yang diduga milik mendiang Zara Qairina Mahathir, remaja 13 tahun yang meninggal tragis pada 17 Juli 2025.

Zara meninggal sehari setelah ditemukan tak sadarkan diri di asrama Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Tun Datu Mustapha, Papar, Sabah.

Dalam rekaman itu, Zara mengungkapkan kepada ibunya tentang tekanan dan dugaan kekerasan dari sejumlah siswa senior di sekolah asrama. Kesaksian tersebut kembali memicu perhatian luas terhadap kasus Zara, yang sejak awal menimbulkan gelombang simpati hingga memunculkan tagar #JusticeForZara di media sosial.

Kasus ini menjadi sorotan karena banyak pihak menduga kematian Zara berkaitan dengan perundungan di lingkungan sekolah.

Rekaman Suara Zara Qairina Apakah Asli?

(Trigger Warning) tulisan ini mengandung unsur yang triggering atau memicu trauma.

Pengacara keluarga Zara, Hamid Ismail, pada Jumat (1/8/2025) dilansir dari Harian Metro, mengonfirmasi bahwa rekaman audio berdurasi 44 detik adalah asli.

Rekaman yang berisi percakapan antara Zara dan ibunya tentang sosok “Kak M” itu, juga telah diserahkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya keluarga mencari keadilan.

Di sisi lain, Hamid juga meminta publik menghentikan penyebaran teori dan spekulasi tak berdasar terkait kasus ini. Ia mengingatkan bahwa rumor yang beredar di media sosial bukan hanya berisiko mengganggu penyelidikan, tetapi juga merusak martabat Zara dan keluarganya.

"Hentikan buat spekulasi sebegitu," ucapnya dikutip dari Harian Metro.

Isi Rekaman Suara Zara Qairina

(Trigger Warning) tulisan ini mengandung unsur yang triggering atau memicu trauma.

Melansir Harian Metro, rekaman berdurasi 44 detik itu berisi percakapan antara Zara dan ibunya, Noraidah Lamat, 45. Dalam rekaman itu, Zara mengungkapkan kekhawatirannya terhadap seniornya.

"Bu, Zara takut ketemu Kak M... dia masih di sana. Kemarin (hari itu) Zara minta tolong sama orang ini, kan? Coba tanya kakaknya, coba tanya Kak M apa dia masih ada masalah sama aku," isi rekaman itu, dikutip dari Harian Metro.

"Setelah itu Kak M bilang, 'iya, saya masih belum maafin Zara', Bu," ujar suara dalam rekaman itu,” masih dalam rekaman yang sama.

"Kalau aku touch touch kau ni, berdarah-darah kau ni… kalau dia buat, apa jadi?" bunyi rekaman tersebut.

Benarkah Zara Qairina Dianiaya di Mesin Cuci?

(Trigger Warning) tulisan ini mengandung unsur yang triggering atau memicu trauma.

Berdasarkan pernyataan resmi pengacara keluarga, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa Zara dianiaya dengan mesin cuci. Pengacara keluarga Zara, Hamid Ismail dan Shahlan Jufrim.

"[Pengacara] mengatakan bahwa ibu Zara, Noraidah Lamat, tidak pernah memberikan informasi tersebut kepada pihak mana pun," tulis Harian Metro, pada Rabu (6/8/2025).

Kendati demikian, pihak pengacara meminta siapa pun yang memiliki informasi terkait kasus tersebut, agar langsung memberikannya kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Hamid, meminta agar semua materi spekulatif yang belum terbukti kebenarannya, untuk segera dihapus apabila sudah diunggah ke media sosial.

"Kepada mereka yang menyebarkan hal-hal di atas (mengenai kematian Zara Qairina), kami meminta mereka untuk menghapus video dan gambar tersebut. Spekulasi hanya menambah stres dan kesedihan klien kami," ujar Hamid, dikutip dari Harian Metro, Minggu (10/8/2025).

Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar kasus Zara Qairina dan isu internasional lainnya, Anda dapat membaca kumpulan artikel terkait melalui tautan berikut:

Kumpulan Artikel tentang Kasus Kematian Zara Qairina

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Dicky Setyawan