Info dan Kabar Gunung Merapi Selama Hari Ini 12 Januari 2021

Oleh: Alexander Haryanto - 12 Januari 2021
Dibaca Normal 2 menit
Informasi terkini tentang aktivitas Gunung Merapi selama hari ini, Selasa 12 Januari 2021.
tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi selama hari ini, Selasa, 12 Januari 2021 dari pukul 12:00 WIB sampai dengan 18:00 WIB, asap kawah tidak teramati. Akan tetapi, suara guguran 1 kali dari Pos Babadan dengan intensitas sedang.

Pada periode pengamatan hari yang sama, selama pukul 06:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB, teramati guguran 2 kali jarak luncur 300 - 400 meter ke hulu Kali Krasak. Sampai saat ini, status Gunung Merapi masih dinyatakan Siaga Level 3.

Berikut adalah update terkini tentang Gunung Merapi selama hari ini, 12 Januari 2021 dari rentang pukul 00:00 WIB sampai dengan 18:00 WIB:


1. Periode Pengamatan, Selasa (12/1) Pukul 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Api

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 15-20 °C, kelembaban udara 73-90 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg.

Visual

● Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.
● Teramati guguran lava pijar 14 kali dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu Kali Krasak.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 39, Amplitudo : 4-20 mm, Durasi : 18.2-105 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 5, Amplitudo : 3-7 mm, Durasi : 10.6-14.7 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 21, Amplitudo : 3-27 mm, S-P : 0.2-0.3 detik, Durasi : 5.6-13 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 1, Amplitudo : 75 mm, Durasi : 12.4 detik)


2. Periode Pengamatan, Selasa (12/1) Pukul 06:00-12:00 WIB

Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 20-27 °C, kelembaban udara 69-98 %, dan tekanan udara 626-687 mmHg. Volume curah hujan 7 mm per hari.

Visual

● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
● Teramati gugran 2 kali jarak luncur 300 - 400 meter ke hulu Kali Krasak.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 49, Amplitudo : 3-45 mm, Durasi : 18-113.4 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 1, Amplitudo : 5 mm, Durasi : 7.8 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-22 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 6.1-13.8 detik)


3. Periode Pengamatan, Selasa (12/1) Pukul 12:00-18:00 WIB

Meteorologi

Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 16-21 °C, kelembaban udara 74-90 %, dan tekanan udara 625-686 mmHg. Volume curah hujan 111 mm per hari.

Visual

● Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
● Suara guguran 1 kali dari Pos Babadan dengan intensitas sedang.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 31, Amplitudo : 3-31 mm, Durasi : 19.6-153 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 4, Amplitudo : 2-3 mm, Durasi : 9.6-15.5 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-28 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 6.2-11.5 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 1, Amplitudo : 62 mm, Durasi : 13.8 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 2 mm, S-P : tidak terbaca, Durasi : 32.6 detik)

Rekomendasi

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kab. Sleman. Kec. Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).
B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kab. Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kab. Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kab. Klaten. Kec. Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)
2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III G. Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak G. Merapi.
4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan G. Merapi yang bisa terjadi setiap saat.
5.) Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan, maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight