Benarkah Gunung Merapi Meletus, Info Gunung Merapi Terkini Hari Ini

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 12 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Asap kawah juga teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.
tirto.id - Guguran lava pijar terjadi 14 kali dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu Kali Krasak dari Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jogja.

Asap kawah juga teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Sebelumnya, pada Senin (11/1/2021) pukul 00.00 hingga 24.00 teramati 25 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 600 meter ke hulu Kali Krasak.

Menurut hasil pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), laju rata-rata deformasi EDM Babadan sebesar 9cm/hari (dalam 3 hari)

Kegempaan yang terjadi di Gunung Merapi 11 Januari 2021
    • 149 guguran
    • 163 hybrid/fase banyak
    • 40 vulkanik dangkal
    • 3 tektonik
    • 33 hembusan

Aktivitas Gunung Merapi Terkini


Periode pengamatan

12-01-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 15-20 °C, kelembaban udara 73-90 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg.

Visual

● Gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.
● Teramati guguran lava pijar 14 kali dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu Kali Krasak.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 39, Amplitudo : 4-20 mm, Durasi : 18.2-105 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 5, Amplitudo : 3-7 mm, Durasi : 10.6-14.7 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 21, Amplitudo : 3-27 mm, S-P : 0.2-0.3 detik, Durasi : 5.6-13 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 1, Amplitudo : 75 mm, Durasi : 12.4 detik)

Tingkat aktivitas

Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5.) Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.



Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight