Menuju konten utama

Imigrasi Yogya Gagalkan 3 Pria Hendak Haji Ilegal di Bandara YIA

Tiga pria yang hendak menjalankan ibadah haji non-prosedural berhasil digagalkan pihak imigrasi di Yogyakarta. Mereka hendak ke Arab Saudi dari Singapura.

Imigrasi Yogya Gagalkan 3 Pria Hendak Haji Ilegal di Bandara YIA
Ilustrasi Paspor Indonesia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

tirto.id - Petugas Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menggagalkan upaya tiga orang pria yang berencana akan berangkat haji secara ilegal atau non prosedural di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Tiga pria ini dicegah saat akan berangkat ke Singapura untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke Arab Saudi.

Kepala Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Tedy Riyandi menceritakan para pria yang dicegah berangkat haji non-prosedural ini berinisial HWFR (43) asal Pamekasan; Madura; AJ (48) asal Sampang, Madura; dan DAJ (33) asal Tangerang.

Tedy menuturkan petugas imigrasi melakukan pencegahan proses keberangkatan tiga pria ini usai dilakukan pemeriksaan dan profiling mendalam. Rencananya mereka berangkat ke Singapura dengan memakai maskapai Scoot.

"Petugas kami di YIA telah menunda keberangkatan tiga WNI tersebut. Penundaan ini dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan profiling mendalam. Ditemukan adanya indikasi kuat tiga WNI ini akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural," kata Tedy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2026).

Tedy merinci ketika petugas melakukan penelusuran lewat sistem Molina Perlintasan dan SIPP, tiga orang ini ternyata sempat mencoba keluar ke Singapura lewat jalur laut di Batam. Ketiganya berupaya ke Singapura pada Minggu (10/5/2026) dengan Kapal Horizon 7.

Setelah gagal lewat jalur laut, mereka mencoba berangkat dengan jalur udara yakni melalui Bandara YIA. Sayangnya, aksinya gagal karena terdeteksi dalam sistem pengawasan imigrasi.

"Petugas kami curiga karena paspor HWFR dan AJ ketika dipindai ternyata skor Subject of Interest (SOI) diangka 100. Artinya indikator pengawasan tertinggi pada penumpang yang terindikasi sebagai calon jamaah haji non prosedural," ungkap Tedy.

Baca juga artikel terkait IMIGRASI atau tulisan lainnya dari Cahyo PE

tirto.id - Flash News
Kontributor: Cahyo PE
Penulis: Cahyo PE
Editor: Ilham Choirul Anwar