tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke level 5.640,611 pada pembukaan perdagangan Rabu (1/7/2026). Namun, mengutip RTI Business pukul 09.04 WIB, indeks menguat 57,5 poin atau sebesar 1,02 persen sesaat setelah dibuka.
Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 324 saham menguat, 143 melemah, dan 168 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 5.638,526 hingga 5.705.355 sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.023 triliun.
Adapun volume transaksi mencapai 915 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp734 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 82.778 kali.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (30/6/2026), ditutup melemah seiring pelaku pasar menantikan sentimen positif dari tingkat domestik dan global.
IHSG ditutup melemah 177,60 poin atau 3,05 persen ke posisi 5.643,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 19,90 poin atau 3,47 persen ke posisi 553,11.
"Eksternal dan internal turut menopang pergerakan IHSG," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, dikutip Antara.
Dari dalam negeri, Nico mengatakan pelaku pasar cenderung bersikap wait and see, yang tampaknya menantikan rilis data-data ekonomi dan masih terbebani sentimen tinjauan MSCI.
Selain itu, lanjutnya, pasar juga terguncang oleh undang-undang baru yang memberikan kekebalan hukum menyeluruh bagi pembeli obligasi yang diterbitkan oleh Danantara, yang menimbulkan kekhawatiran tentang tata kelola dan transparansi.
"Sentimen tersebut telah memberikan dampak negatif yang mendorong outflow arus dana investor asing," ujar Nico.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































