Menuju konten utama

IHSG Dibuka Melemah ke Level 8.974,565

Berdasar data RTI Business, Selasa (27/1/2026), pukul 09.14 WIB, indeks turun 8.8095 poin atau sebesar 0,98 persen ke level 8887.239.

IHSG Dibuka Melemah ke Level 8.974,565
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada senin pagi dibuka melemah 210,39 poin atau 2,69 persen ke posisi 7.620,10. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wpa.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 8.974,565 pada perdagangan Selasa (27/1). Mengutip RTI Business pukul 09.14 WIB, indeks turun 8.8095 poin atau sebesar 0,98 persen ke level 8.887.239.

Laju IHSG didorong oleh 151 saham yang dibuka menguat, 415 saham dibuka melemah dan 130 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 8.873,477 hingga 8978.841, sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp16.198,146 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 6.717 miliar saham berpindah tangan melalui 482.168 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp3.642 triliun.

Phintraco Sekuritas menyatakan, indeks di Wall Street ditutup menguat (26/1/2026). Investor menantikan pertemuan the Fed pekan ini dan berlanjutnya earning season di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Pasar memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil setelah tiga kali pemangkasan berturut-turut dalam pertemuan sebelumnya. Investor juga mencermati rilis kinerja laporan keuangan emiten teknologi, untuk mencari indikasi daya beli konsumen, kemajuan inisiatif kecerdasan buatan, dan prospek margin di tengah kenaikan biaya dan ketidakpastian geopolitik.

Mayoritas indeks di bursa Eropa ditutup menguat menjelang earning season. Indeks di bursa Asia ditutup variatif pada perdagangan Senin (26/1/2026), akibat ketegangan geopolitik yang masih terasa.

Kanada menyatakan tidak berniat mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100 persen terhadap Kanada, jika menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok.

Sementara itu, PM Jepang memberi sinyal akan bertindak terhadap perdagangan spekulatif yang meningkatkan fluktuasi.

U.S. 10-year Bond Yield turun lebih dari 2 bps ke level 4.215%, menantikan pertemuan the Fed. Harga emas di pasar spot menguat 2.4% ke level US$5,102/troy oz, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan risiko fiskal global.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Alfons Yoshio Hartanto