Menuju konten utama

Hoaks Trump Panik saat Dengar Suara Takbir

Klaim yang menyebut Trump panik dan dievakuasi karena mendengar teriakan "Allahu Akbar" saat berpidato adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan.

Hoaks Trump Panik saat Dengar Suara Takbir
Periksa Fakta Trump Panik Dengar Takbir. tirto.id/Tino

tirto.id - Beredar sebuah video yang menampilkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terlihat panik saat tengah berpidato. Dalam narasi yang beredar, kepanikan tersebut diklaim terjadi karena ada seseorang di tengah kerumunan yang meneriakkan takbir “Allahu Akbar”, sehingga pihak keamanan segera melakukan evakuasi.

Video ini beredar melalui akun Instagram @berbagisemangat (arsip) pada Kamis (19/2/2026). Dalam unggahan tersebut, terdapat video Donald Trump yang berpidato di atas podium dengan kerumunan orang yang mengelilinginya. Saat tengah bicara, tiba-tiba terdengar teriakan "Allahu Akbar" yang diklaim membuatnya terlihat panik dan langsung dievakuasi.

Hal ini tertulis dalam narasi yang dimunculkan pada video. Berikut narasi selengkapnya:

“Trump panik pas pidato, ada yang teriak AllahuAkbar. Pihak keamanan gercep (gerak cepat) evakuasi..”

Periksa Fakta Trump Panik Dengar Takbir

Periksa Fakta Trump Panik Dengar Takbir. foto/hotline periksa fakta tirto

Melalui keterangan unggahan, pengunggah menjelaskan bahwa suara teriakan takbir tersebut membuat Trump berhenti berbicara dan terlihat bingung di atas podiumnya. Hal ini menunjukkan rasa waswas yang kini tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Hingga Senin (23/2/3036), unggahan tersebut telah ditonton hingga sekitar 1,6 juta kali dan mendapatkan sekitar 30,6 ribu tanda suka, 2,8 ribu komentar, 2,2 ribu kali diposting ulang, serta 2,8 ribu kali dibagikan.

Unggahan dengan video dan klaim serupa juga ditemukan di beberapa platform dan akun lainnya, seperti ini, ini, ini, ini, dan ini.

Lantas, benarkah Trump panik saat mendengar suara takbir di tengah pidatonya?

Penelusuran Fakta

Kami memulai penelusuran dengan mencari sumber asli video menggunakan aplikasi Google Lens. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut merupakan potongan dari peristiwa lama, yakni saat Donald Trump berkampanye pada 12 Maret 2016 di Dayton, Ohio, Amerika Serikat.

Rekaman lengkap peristiwa itu disiarkan secara langsung oleh akun YouTube @NBC6 Miami Tracking Irma yang ditayangkan secara langsung pada 12 Maret 2016. Dalam video siaran penuh tersebut, potongan yang beredar di media sosial terlihat pada durasi sekitar 59:20 sampai dengan 59:35 menit. Pada momen itu, Trump memang tampak menghentikan pidatonya dan terlihat kebingungan, sementara petugas keamanan segera bergerak ke arah podium.

Namun, dalam rekaman asli tidak terdengar teriakan "Allahu Akbar" seperti yang diklaim dalam video yang beredar. Audio pada siaran langsung menunjukkan suasana riuh khas acara kampanye, tanpa adanya teriakan takbir.

Penelusuran lebih lanjut menemukan video dari sudut pandang berbeda yang diunggah oleh akun YouTube @imaginemedia07 pada 13 Maret 2016 dengan judul Attempted attack on Donald Trump at Dayton Ohio March 12, 2016. Dalam video tersebut terlihat jelas bahwa kepanikan terjadi karena seorang pria dari kerumunan melompati pagar pembatas dan berusaha mendekati panggung.

Petugas keamanan yang melihat tindakan tersebut langsung bergerak cepat, meringkus pria itu, dan membentuk barikade di sekitar Trump untuk mengantisipasi potensi ancaman. Situasi inilah yang membuat Trump berhenti berbicara dan tampak terkejut, bukan karena teriakan takbir.

Melalui dua video dokumentasi tersebut, tidak ditemukan adanya teriakan takbir seperti yang diklaim dalam unggahan yang beredar di media sosial. Audio dalam kedua rekaman hanya memperdengarkan kegaduhan umum di lokasi serta respons petugas keamanan terhadap seseorang yang mencoba menerobos pembatas.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suara teriakan "Allahu Akbar" dalam video yang beredar merupakan hasil penyuntingan (editan) yang ditambahkan pada potongan video asli. Klaim bahwa Trump panik karena mendengar teriakan takbir tidak benar dan tidak berasal dari kejadian sebenarnya.

Kesimpulan

Klaim yang menyebut Donald Trump panik dan dievakuasi karena mendengar teriakan "Allahu Akbar" saat berpidato adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan (false and misleading).

Faktanya, video tersebut merupakan rekaman lama saat kampanye Trump pada 12 Maret 2016 di Dayton, Ohio, ketika seorang pria dari kerumunan mencoba menerobos pembatas menuju panggung sehingga petugas keamanan segera melakukan pengamanan. Tidak ditemukan adanya teriakan takbir dalam rekaman asli dari berbagai sudut dokumentasi. Suara "Allahu Akbar" yang terdengar dalam video yang beredar merupakan hasil penyuntingan yang ditambahkan dan tidak berasal dari kejadian sebenarnya.

Baca juga artikel terkait TRUMP atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Andrian Pratama Taher