Menuju konten utama

Hoaks, Pendaftaran CPNS Kementrian Imigrasi & Pemasyarakatan

Kementerian Imigrasi & Pemasyarakatan maupun Direktorat Jenderal Imigrasi hingga kini tidak pernah mengumumkan pendaftaran CPNS melalui tautan tidak resmi.

Hoaks, Pendaftaran CPNS Kementrian Imigrasi & Pemasyarakatan
Periksa Fakta Lowongan Kementerian Imigrasi. foto/Fuad

tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026 melalui tautan yang dicantumkan pada bio profil akun.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “info terkini” (arsip) pada Rabu (03/06/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar pegawai Kemenimipas mengenakan seragam dan logo lembaga tersebut.

PENDAFTARAN CPNS KEMENTRIAN IMIGRASI UNTUK LULUSAN SMA SMK D3 S1 S2 DAFTAR KLIK TAUTAN YANG ADA DI BIO. PENDAFTARAN GRATIS TIDAK DI PUNGUT BIAYA APAPUN,” begitu narasi dituliskan dalam unggahan.

Dalam unggahan juga disebutkan persyaratan pendaftaran CPNS Kemenimipas 2026 dan mengklaim pendaftaran gratis melalui tautan yang dicantumkan https://hx1.segera-daftar.click/.

PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN 2026

PERSYARATAN :

  1. Laki-laki & Perempuan
  2. Lulus SMA/ Perguruan tinggi
D3/.S1-S3

  1. Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun
  2. Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik
  3. Penempatan Daerah Masing-masing Domisili Pendaftaran
PENDAFTARAN GRATIS TANPA ADA BIAYA APAPUN.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (09/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 18 likes dan 1 komentar.

Lantas, benarkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka pendaftaran CPNS 2026 melalui tautan tersebut?

Periksa Fakta Lowongan Kementerian Imigrasi

Periksa Fakta Lowongan Kementerian Imigrasi. foto/Hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Di situ ditemukan informasi bahwa akun tersebut sering membagikan informasi terkait lowongan kerja dengan mengarahkan pengunjung untuk mendaftar melalui tautan yang sama, https://hx1.segera-daftar.click/, seperti lowongan kerja pelatih renang ini.

Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukan akun resmi dan tidak terkait dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Adapun akun Facebook resmi milik Kemenimipas memiliki 3,6 ribu pengikut dan centang biru. Dengan informasi tertulis pada bio akun sebagai berikut: “Selamat datang di halaman Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dikelola oleh tim Pusat Data, Teknologi Informasi, dan Komunikasi Publik.

Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar CPNS Kemenimipas 2026 yang dicantumkan pada bio profil akun. Tautan tersebut mengarahkan pengunjung ke laman bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA, DAFTAR SEGERA.” Kemudian, pengunjung diarahkan untuk mengisi data diri berupa nama lengkap sesuai E-KTP, provinsi, jenis kelamin, dan nomor Telegram aktif.

Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan nama-nama yang telah berhasil melakukan registrasi pada situs tersebut guna meyakinkan pengunjung untuk segera melakukan pendaftaran.

Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

Selanjutnya, Tirto mencoba mengecek keaslian tautan yang diklaim untuk mendaftar CPNS Kemenimipas 2026 pada akun Facebook tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah maupun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tautan tersebut milik CLOUDFLARENET, berlokasi di Ascension Island dengan domain hx1.segera-daftar.click, dibuat pada 10 Mei 2026, dan berlaku selama 3 bulan.

Melansir laman Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, informasi yang beredar tentang Pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 melalui tautan tidak resmi adalah tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maupun Direktorat Jenderal Imigrasi hingga saat ini menegaskan tidak pernah mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS secara nasional untuk tahun anggaran 2026.

Unggahan yang beredar terkait CPNS Kemenimipas 2026 tersebut tidak diterbitkan oleh media sosial dan situs resmi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maupun Direktorat Jenderal Imigrasi.

Adapun semua informasi terkait penerimaan pegawai maupun informasi lainnya yang berhubungan dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan hanya diterbitkan melalui media dan situs resmi. Media sosial dan situs resmi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat diakses di TikTok @kemenimipas_RI, @ditjen_imigrasi, Instagram @kemenimipas, @ditjen_imigrasi, dan situs www.kemenimipas.go.id atau https://www.imigrasi.go.id/.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi maupun membuka pendaftaran untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tahun 2026.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim pendaftaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026 melalui tautan tidak resmi bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta berujung pada permintaan data pribadi. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maupun Direktorat Jenderal Imigrasi hingga saat ini tidak pernah mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS secara nasional ataupun melalui tautan tidak resmi.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait LOWONGAN CPNS atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto