tirto.id - Semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol sekaligus menyajikan duel dua bintang masing-masing, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Laga yang digelar di Stadion Dallas Amerika Serikat pada Rabu, 15 Juni 2026, menjadi pertemuan ke-11 bagi kedua sosok tersebut sepanjang karier.
Ini adalah pertemuan pertama Mbappe dan Yamal di panggung Piala Dunia. Namun, rivalitas keduanya sudah terbangun sejak 2024 saat masih membela klub masing-masing, lalu berlanjut di El Clasico setelah Mbappe bergabung dengan Real Madrid.
Menariknya, rekor pertemuan lebih berpihak kepada Yamal. Akan tetapi, Mbappe masih unggul dalam produktivitas gol ketika keduanya berhadapan. Kali ini, siapa yang akan berjaya di semifinal Piala Dunia 2026?
Head to Head Mbappe vs Yamal di Piala Dunia 2026
Baik Mbappe maupun Yamal jadi pemain penting yang mengantar negaranya lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Kendati sama-sama berstatus bintang, keduanya punya peran berbeda dalam skema permainan tim.
Statistik FIFA menunjukkan, Mbappe tampil sebagai ujung tombak Prancis. Kapten Les Bleus itu memimpin daftar sementara peraih Sepatu Emas (Golden Boot) Piala Dunia 2026 dengan koleksi 8 gol dan 3 assist dari 6 pertandingan. Setengah dari total gol Les Bleus sejauh ini dilesakkan oleh Mbappe.
Selain dari jumlah gol, kontribusi Mbappe sebagai ujung tombak tampak dari statusnya sebagai pemain Prancis dengan percobaan tembakan terbanyak (30 kali), serta paling sering menawarkan diri menerima umpan dengan 319 kali offers to receive. Artinya, sebagian besar serangan Les Bleus memang berakhir atau dibangun via pergerakan Mbappe.
Di kubu Spanyol, Yamal mengemban peran lebih kreatif. Winger Barcelona tersebut memang baru mencetak satu gol di Piala Dunia 2026. Statistik FIFA menunjukkan Yamal jadi pemain La Roja dengan percobaan tembakan terbanyak, yakni 23 kali.
Hanya saja, Yamal juga mencatat 164 kali receptions between midfield and defensive line, terbanyak di skuad Matador. Statistik ini membuktikan Yamal lebih berperan mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan lawan, untuk jadi penghubung serangan sekaligus membuka peluang bagi rekan-rekannya.
Perbedaan karakter juga tampak dari kontribusi gol di kedua tim. Prancis sejauh ini cukup bergantung pada ketajaman Mbappe sebagai penyelesai akhir. Sebaliknya, sebaran gol Spanyol lebih merata dan tidak bergantung pada satu dua pemain saja.
Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal, Siapa Lebih Banyak Menang?
Semifinal Piala Dunia 2026 bakal jadi pertemuan ke-11 antara Mbappe dan Yamal. Dari 10 duel sebelumnya, Yamal memegang rekor lebih baik. Pemain Barcelona tersebut tercatat unggul dalam delapan pertemuan, sedangkan Mbappe hanya dua kali menang saat bertemu Yamal.
Merujuk keterangan di laman resmi FIFA, rivalitas keduanya bermula pada perempat final Liga Champions musim 2023/24 ketika Mbappe masih memperkuat Paris Saint-Germain (PSG), sedangkan Yamal mulai dapat tempat di tim utama Barcelona.
Saat itu, Barcelona mencuri kemenangan 3-2 atas PSG di leg pertama di Parc des Princes pada 10 April 2024. Baik Mbappe maupun Yamal sama-sama tidak mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Namun, keadaan berbalik pada leg kedua. Mbappe jadi bintang kemenangan PSG lewat dua gol yang membantu timnya unggul 4-1 sekaligus lolos semifinal Liga Champions.
Rivalitas mereka kemudian berlanjut di level klub setelah Mbappe gabung ke Real Madrid pada medio 2024. Keduanya bersua dalam laga El Clasico, final Piala Super Spanyol, hingga final Copa del Rey. Barcelona mendominasi sebagian besar duel itu.
Di LaLiga, Mbappe sempat tumbang 0-4 saat menjalani El Clasico pertamanya. Pada pertemuan setelah itu, ia mencetak hattrick, tetapi Real Madrid tetap kalah 3-4 dari Barcelona, dengan Yamal turut menyumbang satu gol. Mbappe baru menang perdana atas Yamal di LaLiga saat Real Madrid unggul 2-1 pada Oktober 2025.
Catatan lainnya, Blaugrana juara Piala Super Spanyol 2025 dengan kemenangan 5-2 atas Real Madrid, kemudian kembali menang 3-2 pada final edisi 2026. Barca juga mengalahkan Real Madrid 3-2 usai perpanjangan waktu pada final Copa del Rey 2025.
Di level timnas, kedua pemain dua kali berhadapan, seluruhnya dimenangi Spanyol. Pada semifinal Euro 2024, La Roja menundukkan Prancis 2-1, Yamal menyumbang satu gol.
Setahun kemudian, La Furia Rojal kembali menekuk Les Bleus 5-4 di semifinal UEFA Nations League 2025. Dalam pertandingan tersebut, Yamal memborong dua gol, Mbappe mencetak satu gol lewat penalti.
Kendati lebih sering kalah dalam rekor pertemuan, Mbappe justru tampil lebih tajam secara individu. Penyerang Prancis tersebut sudah mencetak sembilan gol dalam 10 duel melawan tim yang diperkuat Yamal, sedangkan Yamal mengoleksi enam gol.
Jumpa di Dallas membuka babak baru rivalitas dua pemain ini. Mbappe berpeluang memangkas ketertinggalan dalam rekor pertemuan, sekaligus membawa Prancis kembali ke final Piala Dunia.
Sementara itu, Yamal punya kans untuk memperpanjang dominasi atas sang kapten Les Bleus, dan selangkah lebih dekat mewujudkan ambisi gelar juara dunia pada penampilan perdananya di Piala Dunia.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id
































