Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Awan Panas 1.900 M & 17 Guguran Lava

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari - 2 Mar 2021 09:17 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Teramati 2 kali awan panas guguran dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter ke arah Barat Daya.
tirto.id - Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi hari ini, Selasa (2/3/2021) pukul 05:11 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 171 detik, menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) estimasi jarak luncur awan panas 1.900 meter ke arah Barat Daya.

Selain itu, awan panas guguran juga kembali terjadi pagi ini pukul 05:29 WIB. Awan panas guguran tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 96 detik, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah Barat Daya.

Berikut laporan terkini BPPTKG terkait aktivitas Gunung Merapi yang masih cukup tinggi hingga saat ini,

Aktivitas Gunung Merapi Terkini



Periode pengamatan

02-03-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca berawan. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 66-93 %, dan tekanan udara 567-688 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.
● Teramati 2 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter ke arah Barat Daya.
● Teramati 17 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.300 meter ke arah Barat Daya.

Kegempaan

■ Awan Panas Guguran
(Jumlah : 2, Amplitudo : 40-60 mm, Durasi : 96-171 detik)
■ Guguran
(Jumlah : 57, Amplitudo : 3-35 mm, Durasi : 12-103 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 4, Amplitudo : 3-7 mm, Durasi : 8-16 detik)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI ERUPSI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH

DarkLight