Menuju konten utama

Google Maps Sesatkan Konvoi 4 Mobil Pemudik di Lubuklinggau

Rombongan pemudik dari Pulau Jawa yang hendak menuju Padang tersesat ke jalan buntu di kawasan Bendungan Watervang, Lubuklinggau.

Google Maps Sesatkan Konvoi 4 Mobil Pemudik di Lubuklinggau
Ilustrasi menggunakan GPS saat berkendara. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Nasib apes menimpa rombongan pemudik asal Pulau Jawa yang hendak menuju Padang, Sumatera Barat. Niat hati ingin mencari jalur alternatif menggunakan Google Maps, konvoi empat mobil pribadi ini justru nyasar ke jalan buntu di kawasan Bendungan Watervang, Lubuklinggau, pada Selasa (17/3/2026) dinihari.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lubuklinggau, Hendra Gunawan, membeberkan peristiwa ini bermula saat rombongan yang buta medan tersebut memasuki wilayah Kelurahan Siring Agung. Bukannya diarahkan ke jalan lintas utama, aplikasi navigasi tersebut justru menuntun mereka menyusuri gang sempit hingga berakhir di tepi waduk besar yang tak bisa dilalui kendaraan.

"Iya, ada rombongan pemudik yang nyasar ke bendungan, ada empat mobil," ungkap Hendra, Kamis (19/3/2026).

Hendra bilang, para pemudik tersebut tak kenal medan. Oleh sebab itu pengendara menggunakan Google Maps sebagai penunjuk arah jalan begitu masuk wilayah Lubuklinggau. Saat melintasi Kelurahan Siring Agung, Lubuklinggau Selatan II, mereka dibuat bingung.

Di sana, para pemudik tersebut terus melaju sampai ke gubuk makan Mang Engking yang jalannya cukup sempit. Saat tiba di sebuah jembatan, petunjuk Google Maps mulai salah.

Bukannya belok kanan, aplikasi navigasi alternatif itu malah mengarahkan pemudik jalan lurus ke Jalan Lingkar Selatan, Lubuklinggau. Padahal jalan itu merupakan arah menuju bendungan Dam 2 Watervang (BK 0).

Rombongan pemudik itu kaget, karena menyasar di jalan buntu. Tak ada jalan lain di depannya, kecuali waduk besar.

Rombongan pemudik lantas balik arah dan bertanya ke warga. Mereka diarahkan ke petugas di lapangan untuk informasi petunjuk jalan yang benar.

Hendra mengingatkan agar pemudik tidak hanya mengandalkan Google Maps selama dalam perjalanan. Pemudik diimbau tetap memperhatikan rambu lalu lintas, terutama di persimpangan jalan tengah kota.

"Dan tentunya dapat bertanya kepada petugas di lapangan jika tidak tahu jalan, biar bisa dipandu," kata Hendra.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Siti Fatimah