Menuju konten utama

Fenomena Panic Buying BBM di Aceh, Pertamina: Pasokan Aman

Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap tenang tidak melakukan panic buying, sebab pasokan BBM aman.

Fenomena Panic Buying BBM di Aceh, Pertamina: Pasokan Aman
Sejumlah warga mengantri untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3/2026). Foto : Nadim

tirto.id - Isu yang menyebutkan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia hanya cukup untuk 20 hari ke depan memicu kepanikan masyarakat di sejumlah daerah di Aceh. Akibatnya, antrean panjang kendaraan terjadi di berbagai SPBU, tidak hanya di Banda Aceh, tetapi juga di beberapa kabupaten/kota lainnya.

Fenomena antrean kendaraan untuk mengisi BBM terlihat di sejumlah SPBU di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya hingga wilayah Aceh Tengah, Jumat (6/3/2026). Antrean kendaraan roda dua dan roda empat bahkan mengular hingga hampir menyentuh badan jalan utama.

Kondisi tersebut dipicu oleh informasi yang beredar di masyarakat mengenai stok BBM nasional yang disebut-sebut hanya cukup untuk 20 hari ke depan.

Isu tersebut mendorong masyarakat berbondong-bondong mengisi bahan bakar kendaraan mereka sebagai langkah antisipasi.

Tak hanya di SPBU, antrean kendaraan juga terlihat di sejumlah outlet Pertamina Shop (Pertashop). Puluhan pengendara tampak rela menunggu lama demi memastikan tangki kendaraan mereka terisi penuh.

Salah seorang ibu rumah tangga asal Pidie Jaya, Rina, mengaku sengaja datang ke SPBU untuk mengisi penuh tangki sepeda motornya meski harus mengantre lama.

“Buat jaga-jaga saja, karena katanya minyak akan langka,” ujar Rina, Jumat (6/3/2026).

Menanggapi situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumbagut dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi.

Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi tetap dijaga aman dengan pola distribusi yang terukur.

Di sisi lain, fenomena panic buying tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif lain serta membuka peluang bagi pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan situasi.

Untuk mencegah hal tersebut, Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Ali Basyah meminta masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda Aceh juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran yang tidak sesuai dengan harga normal merupakan tindakan ilegal yang melawan hukum dan merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

=============

Kontributor: Nadim

Penulis: Nadim

Baca juga artikel terkait BBM atau tulisan lainnya dari Fransiskus Adryanto Pratama

tirto.id - Flash News
Penulis: Fransiskus Adryanto Pratama
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama