Evaluasi Pembelajaran Jarak Jauh

Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). tirto.id/Andrey Gromico
Hingga saat ini pemerintah belum memutuskan untuk membuka kembali sekolah dan perguruan tinggi.
5 November 2020
Sejumlah siswa belajar secara daring dengan memanfaatkan akses internet gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Balai RW 02, Galur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Kemendikbud untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang telah berlangsung selama delapan bulan ini. Permintaan evaluasi tersebut mengacu pada banyaknya siswa yang mulai jenuh dan stres menjalankan PJJ. Meski tengah mempersiapkan tatanan kenormalan baru (new normal), hingga saat ini pemerintah belum memutuskan untuk membuka kembali sekolah dan perguruan tinggi. tirto.id/Andrey Gromico

DarkLight