Menuju konten utama

EMAS Catat Lonjakan Produksi Berkat Ramp-Up Tambang Pani

EMAS mencatat pertumbuhan produksi signifikan pada kuartal II 2026 seiring ramp-up Tambang Emas Pani dan pengembangan proyek CIL.

EMAS Catat Lonjakan Produksi Berkat Ramp-Up Tambang Pani
Area Tambang MGR. (FOTO/MDKA)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id -

PT Merdeka Gold Resources Tbk (“EMAS” atau “Perseroan”; IDX: EMAS; HKEX: 6228) mencatat ramp-up produksi yang kuat di Tambang Emas Pani pada kuartal II 2026, didukung oleh peningkatan volume penambangan dan penumpukan bijih (stacking).

Perseroan juga terus meningkatkan kapasitas heap leach serta memajukan pengembangan Carbon-in-Leach (“CIL”) berskala lebih besar untuk mendukung fase pertumbuhan Pani berikutnya.

Tercata Pani memproduksi 15.594 ounces emas (“oz Au”) dan 29.796 ounces perak (“oz Ag”) selama kuartal yang berakhir pada 30 Juni 2026, dibandingkan dengan 1.818 oz Au dan 3.496 oz Ag pada kuartal sebelumnya. Penjualan emas naik menjadi 6.439 oz Au dari 516 oz Au, sementara harga jual rata-rata tercatat sebesar USD4.382 per ounce (“USD/oz”). Tidak terdapat penjualan perak yang dibukukan pada kuartal tersebut.
Cash cost emas dan all-in sustaining cost (“AISC”) pada kuartal II 2026, di luar royalti, masing-masing tercatat sebesar USD890/oz dan USD1.460/oz. Seiring Tambang Emas Pani masih berada dalam tahap peningkatan produksi, EMAS memperkirakan biaya per unit secara kuartalan dapat berfluktuasi dalam jangka pendek dan bergerak mendekati panduan 2026.

Untuk 2026, Perseroan mempertahankan panduan cash cost sebesar USD900/oz hingga USD1.100/oz dan panduan AISC sebesar USD1.300/oz hingga USD1.450/oz, keduanya di luar royalti dan kredit perak.

“EMAS mencatat kuartal yang penting seiring Pani terus meningkatkan volume produksinya. Pencatatan sekunder EMAS di Main Board The Stock Exchange of Hong Kong Limited (“HKEX”) pada 26 Juni 2026 juga memperluas akses Perseroan terhadap investor internasional, sekaligus memperkuat platform bagi fase pertumbuhan Pani berikutnya,” ujar Boyke P. Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk merujuk keterangan resmi pada Senin (3/8/2026).
Operasi heap leach Pani terus menunjukkan kemajuan selama kuartal tersebut dengan kapasitas awal 8 juta ton bijih per tahun (“Mtpa”), lebih tinggi dari rencana awal sebesar 7 Mtpa. EMAS juga tengah mengkaji potensi peningkatan kapasitas menjadi 10 Mtpa setelah 2026.
EMAS mempertahankan panduan produksi emas 2026 sebesar 100.000 hingga 115.000 oz Au. Perseroan memperkirakan produksi emas akan meningkat secara signifikan pada paruh kedua tahun ini seiring berlanjutnya ramp-up Tambang Emas Pani, didukung oleh peningkatan laju penambangan dan stacking setelah keberhasilan commissioning operasi heap leach pada kuartal II 2026.

Dengan profil produksi yang lebih berbobot pada paruh kedua tahun ini, realisasi penjualan akan bergantung pada waktu pengiriman doré, proses pemurnian, serta jadwal penyelesaian transaksi dengan pelanggan.

Perseroan juga terus memajukan pengembangan CIL, yang telah dikonfigurasi ulang untuk memulai produksi dengan kapasitas 12 Mtpa pada 2028, dibandingkan dengan desain awal sebesar 7,5 Mtpa. Selama kuartal tersebut, konstruksi CIL pad untuk tangki CIL dan pre-leach thickener telah diselesaikan.

Area milling pad diperkirakan selesai pada paruh kedua 2026, sementara keseluruhan CIL pad ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Setelah kuartal berakhir, tender konstruksi pabrik CIL telah diselesaikan pada Juli, dengan mobilisasi kontraktor dijadwalkan dimulai pada kuartal III 2026.

Kegiatan eksplorasi terus memperkuat potensi pertumbuhan jangka panjang Pani. Pada 8 Juni 2026, EMAS mengumumkan Estimasi Sumber Daya Mineral perdana untuk prospek Kolokoa sebesar 42 juta ton (“Mt”) dengan kadar 0,33 gram per ton emas (“g/t Au”), yang mengandung estimasi 445.000 oz Au.

Tambahan tersebut meningkatkan keseluruhan inventaris Sumber Daya Mineral Pani menjadi 333,5 Mt, dengan kandungan sekitar 7,4 juta ounce emas (“Moz Au”).

Per 30 Juni 2026, EMAS memiliki kas dan setara kas, setelah dikurangi kas yang dibatasi penggunaannya, sebesar USD62 juta serta fasilitas pinjaman bank yang belum ditarik sebesar USD100 juta. Perseroan juga memiliki fasilitas pinjaman pemegang saham dari PT Merdeka Copper Gold Tbk yang belum ditarik dengan total USD485 juta.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis