tirto.id - Grup Djarum melalui holding investasinya, PT Dwimuria Investama Andalan membeli saham Hermina pada Rabu, 25 Juni 2025. Pembelian dengan total 559,18 juta saham buyback milik PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) ini sekaligus menambah gurita bisnis Djarum di bidang kesehatan.
Setelah resmi diakuisisi grup Djarum, PT Medikaloka Hermina Tbk akan menjadi salah satu perusahaan di bawah Djarum yang bergerak di bidang kesehatan. Sebelumnya, melalui GDP Venture, Djarum juga sudah mendanai beberapa perusahaan kesehatan berbasis digital, seperti Halodoc dan Alto.
GDP Venture merupakan salah satu lini bisnis Djarum Group yang fokus pada investasi di perusahaan rintisan dan bisnis digital di Indondesia. Perusahaan modal ventura ini sudah menyuntikkan dana ke banyak industri.
Bergabungnya Hermina dalam Djarum Group semakin mengokohkan Djarum untuk memperluas jaringan bisnisnya. Kini Djarum Group tidak hanya bergantung pada bisnis utamanya, seperti rokok, perbankan, dan properti. Namun, ia juga mulai membesarkan bisnis e-commerce, media, hiburan, hingga kesehatan.
Daftar Bisnis Djarum Group di Bidang Kesehatan
Keberhasilan anak usaha Djarum mengakuisisi Hermina dengan pembelian saham senilai Rp1 triliun menambah daftar bisnisnya di bidang kesehatan. Berikut profil singkat bisnis-bisnis di bidang kesehatan yang dikelola anak usaha Djarum maupun melalui GDP Venture.
1. Alto
Alto adalah perusahaan layanan apotek (farmasi) digital berbasis teknologi yang berasal dari Amerika Serikat. Alto memberikan layanan pengantaran obat ke rumah pasien dengan dukungan teknologi canggih untuk pengelolaan resep dan konsultasi farmasi. Aplikasi Alto bisa diunduh di Google Play Store maupun App Store.2. Halodoc
Halodoc berdiri sejak tahun 2016. Mereka menyebut diri sebagai pelopor ekosistem layanan kesehatan digital. Halodoc menyediakan beberapa fasilitas yang memudahkan masyarakat melakukan beberapa aktivitas kesehatan tanpa harus keluar rumah. Beberapa layanan Halodoc antara lain:- Homecare by Halodoc sebagai layanan preventif yang membantu pengguna melakukan tes kesehatan secara aman dan nyaman dari rumah ;
- Asuransiku, yang memudahkan pengguna mengakses manfaat layanan rawat jalan secara cashless dengan cara lebih mudah;
- Chat dengan Dokter, yang memfasilitasi pengguna berkonsultasi dengan lebih dari 20.000 dokter berlisensi melalui fitur chat, panggilan video, atau panggilan suara;
- Toko Kesehatan yang memudahkan pengguna membeli obat-obatan, suplemen, dan produk kesehatan dari jaringan Halodoc yang terdiri dari lebih dari 4.900 apotek mitra terpercaya.
3. PT Medikaloka Hermina Tbk
PT Medikaloka Hermina Tbk adalah perusahaan yang menaungi semua rumah sakit Hermina di Indonesia. Per Oktober tahun lalu, jumlah rumah sakit Hermina mencapai 50 buah yang menyebar di seluruh Indonesia. Rumah Sakit Hermina cabang ke-50 berada di IKN yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang menjabat kala itu.Selain di bidang kesehatan, GDP Venture juga menjadi penyuntik dana di beberapa bidang lain seperti Blibli, tiket.com, Decoruma, Sweet Escape, Narasi, IDN Times, Visinema, 88rising, dan masih banyak lagi. Djarum Group diketahui juga sebagai pemilik saham terbesar dari BCA.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Elisabet Murni P
Masuk tirto.id
































