tirto.id - Massa yang melakukan unjuk rasa di depan gerbang Kompleks DPR/MPR RI, Jumat (29/8/2025), terpaksa membubarkan diri lantaran diguyur hujan deras.
Tepat pukul 18.17 WIB, hujan deras memaksa demonstran yang terdiri dari mahasiswa, pelajar SMA, hingga warga ini beranjak dari depan pagar besi yang membatasi gedung DPR tersebut. Para demonstran berlarian mencari tempat berteduh di sekitar lokasi.
“Yah, takut kok sama air,” teriak salah seorang demonstran.
Padahal, beberapa menit sebelumnya para pengunjuk rasa masih berada di depan gerbang dan meneriakkan aspirasi-aspirasi mereka.
Dari pantauan Tirto di lapangan, sesaat sebelumnya terlihat konsentrasi massa di salah satu sisi gerbang gedung DPR. Mereka mencoba membongkar pagar setinggi sekitar 3 meter tersebut dengan mesin gerinda.
Di sisi seberangnya, dalam keadaan yang mulai gelap, massa membakar sejumlah pembatas jalan, kardus bekas, plastik, dan benda apa pun yang mereka temui di lajur tol dalam kota. Asap tebal pun mengepul di udara.
Namun, belum tuntas misi mereka membuka pagar untuk dapat masuk, hujan keburu turun. Mesin gerinda yang tadinya nyaring menyayat bilah besi pagar terpaksa berhenti.
Di sisi lajur tol, api pun mulai mengecil terkena air dan tak lama padam. Massa pun mencari perlindungan dari terpaan hujan dan beranjak pulang.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id
































