Dangdut Koplo, Puncak Evolusi Dangdut

Kolumnis:
29 November, 2017

Zaskia Gotik melakukan gerakan Goyang Itik saat menyanyikan lagu Dangdut Koplo bersama Monata, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Jari pemain Kendang Monata sedang memainkan musik Dangdut Koplo, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Sodik Monata (kedua dari kiri) menyanyikan lagu Dangdut Koplo bersama Monata di Madura, Jawa Timur, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Pemain seruling Monata sedang memainkan seruling mengiringi lagu Dangdut Koplo di Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Para pemain musik Monata melakukan Check Sound sebelum pertunjukan musik Dangdut dimulai, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Sodik Monata (tengah) bernyanyi bersama biduan dangdut dan pemain gitar bass Monata di Madura, Jawa Timur, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Penonton pertunjukan musik Dangdut Koplo berebut untuk mengambil gambar saat biduan menyanyikan lagu Dangdut Koplo di panggung, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Zaskia Gotik membawakan lagu Dangdut Koplo bersama Monata, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Penonton dangdut memberikan uang pada biduan dangdut atau yang biasa disebut saweran dangdut di panggung Dangdut Koplo, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Zaskia Gotik membawakan lagu Dangdut Koplo bersama Monata, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Anak-anak dan pemuda kota Bangkalan, Madura, sedang berjoget di depan panggung Dangdut Koplo, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Biduan Dangdut sedang merias wajah sebelum tampil di panggung pertunjukan Dangdut Koplo, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Biduan Dangdut sedang merias wajah dan melakukan panggilan video seluler sebelum tampil di panggung pertunjukan Dangdut Koplo, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Para Biduan Dangdut sepanggung bersama untuk menyapa penonton sebelum pertujukan musik Dangdut dimulai, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Biduan dangdut sedang menyanyikan lagu di panggung pertunjukan Dangdut Koplo di Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Penonton dangdut memberikan uang pada biduan dangdut atau yang biasa disebut saweran dangdut di panggung Dangdut Koplo, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Pemain Kendang Monata sedang memainkan musik Dangdut Koplo, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Biduan dan ibu masing-masing biduan Dangdut sedang menunggu giliran untuk menyanyi di belakang panggung, Bangkalan, Madura, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

Zaskia Gotik melakukan gerakan Goyang Itik saat menyanyikan lagu Dangdut Koplo bersama Monata, Surabaya, Sabtu (11/11/2017). tirto.id/Arimacs Wilander

"Dangdut ya dangdut. Koplo ya koplo. Jangan menyebut dangdut koplo,” kata Rhoma Irama si Raja Dangdut pada 2003, ketika publik Indonesia dihebohkan goyangan ngebor Inul Daratista dan musik koplonya.

Di atas takhtanya, sang raja berang menyaksikan tumbuhnya gagrak dangdut baru dari Jawa Timur. Sebuah gagrak baru yang lahir dari kompleks prostitusi, dengan tempo kendang yang jauh lebih cepat, dan memakai nama obat terlarang yang Rhoma kutuk dalam lagu “Mirasantika”.

Belasan tahun sejak peristiwa itu, dangdut koplo tetap hidup dan bahkan semakin berjaya. Kemurkaan sang raja tak membuat langkah para pegiat dangdut koplo berhenti. Mereka terus manggung dari kota ke kota hingga melahirkan diva sekelas Via Vallen dan Nella Kharisma.

Kini dangdut koplo sudah diterima banyak kalangan di Indonesia. Meneruskan tradisi orkes melayu yang menyerap banyak pengaruh kebudayaan lain, dari irama India, cengkok Arab, instrumentalia Eropa, hingga musik rok yang dibawa Rhoma, dangdut koplo juga mengambil banyak elemen dari kebudayaan pop mutakhir. 

Sebagaimana produk kebudayaan yang hidup dari bawah lainnya, musik koplo terus tumbuh bersama rakyat dan ia adalah puncak evolusi dangdut saat ini.


FOTO: ARIMACS WILANDER
TEKS: ARLIAN BUANA CRISSANDI

Keyword


Dangdut Koplo, Puncak Evolusi Dangdut