Menuju konten utama

Danantara Buka Peluang Terbitkan Patriot Bond Lanjutan

Keputusan menerbitkan kembali Patriot Bond bergantung pada respons dan permintaan dari perusahaan-perusahaan yang berminat.

Danantara Buka Peluang Terbitkan Patriot Bond Lanjutan
Pekerja membersihkan kaca gedung Wisma Danantara Indonesia di Jakarta, Selasa (8/7/2025). Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menjalin kerja sama investasi dengan perusahaan asal Arab Saudi, ACWA Power senilai 10 miliar dolar AS atau setara Rp162 triliun yang berfokus pada proyek pembangkit energi terbarukan, turbin gas siklus gabungan, hidrogen hijau, dan desalinasi air. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Danantara membuka peluang untuk menerbitkan seri lanjutan dari Patriot Bond apabila terdapat minat yang besar dari investor.

Peluang ini terbuka mengingat tingginya antusiasme pasar terhadap instrumen investasi yang ditujukan untuk membiayai proyek-proyek strategis nasional tersebut.

Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, mengingatkan bahwa penerbitan obligasi khusus ini bersifat private placement, bukan penawaran umum kepada publik.

“Patriot Bond itu sebetulnya kan sifatnya itu private placement. So it's not really kind of like public issuance, it's a private placement,” jelas Ali media briefing di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Meski demikian, Ali menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk mengeluarkan seri baru. Keputusan untuk menerbitkan kembali akan sangat bergantung pada respons dan permintaan dari perusahaan-perusahaan yang berminat.

“Yang di mana kalau misalnya ada minat yang besar, kita juga pasti akan oke kita buka lagi gitu ya dari peminat untuk berinvestasi di Patriot Bond tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Patriot Bond yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Investasi(BPI) Danantara telah terserap seluruhnya, mencapai target sebesar Rp 50 triliun. Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Danantara, Rosan P. Roeslani.

"Penyerapan Patriot Bond sudah 100 persen," kata Rosan singkat di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Rosan juga mengonfirmasi bahwa sejumlah konglomerat ternama, seperti Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group) dan Grup Djarum, turut berpartisipasi dalam obligasi negara ini.

Konfirmasi serupa sebelumnya disampaikan oleh CIO Danantara, Pandu Sjahrir, yang menyebut minat serupa datang dari Garibaldi 'Boy' Thohir (Alam Tri Group) dan Franky Widjaja (Sinar Mas Group).

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana