Menuju konten utama

Dana MBG Potensi Berkurang, Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan

Potensi pengurangan anggaran program MBG akan disesuaikan setelah pemerintah menghitung ulang kebutuhan riil di lapangan.

Dana MBG Potensi Berkurang, Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
Mensesneg Prasetyo Hadi bermain catur disela berbincang dengan wartawan di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2025). Mensesneg mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah meneken surat pemberhentian Wamen Imipas Silmy Karim usai terjerat kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/sgd

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan adanya potensi pengurangan kebutuhan anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pemerintah melakukan penataan ulang. Meski demikian, Prasetyo menegaskan penyesuaian ini murni dilakukan demi mencocokkan pendanaan dengan kebutuhan riil di lapangan, bukan berupa pemangkasan alokasi dana program.

Pemerintah lantas menggandeng Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional untuk menghitung secara lebih cermat kebutuhan pendanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kami meyakini bahwa akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program Makan Bergizi Gratis ini," kata Prasetyo, di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Saat ini, pemerintah masih melakukan proses penataan terhadap pelaksanaan program MBG. Melalui upaya tersebut diharapkan dapat menghasilkan perhitungan yang lebih akurat terkait kebutuhan anggaran.

"Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN," ujarnya.

Prasetyo mengatakan, hasil dari proses penataan itu nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan besaran anggaran yang sesungguhnya dibutuhkan untuk menjalankan program MBG.

Meski demikian, Prasetyo belum mengungkapkan besaran potensi pengurangan kebutuhan anggaran tersebut. Ia juga belum merinci aspek apa saja yang menjadi pertimbangan dalam evaluasi kebutuhan pendanaan program.

"Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat, sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program Makan Bergizi ini," tutur dia.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama