tirto.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta publik berhenti memelesetkan singkatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi "Mas Bahlil Ganteng" yang tengah viral di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat memberikan sambutan pada acara Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Lampung.
Ia menegaskan bahwa singkatan yang benar adalah Makan Bergizi Gratis, bukan nama dirinya.
"Terakhir sekalipun MBG (Makan Bergizi Gratis) itu adalah bagus, tapi saya mau sampaikan bahwa jangan dipelintir. MBG itulah Makanan Bergizi, apa? Kamu jangan bilang Bahlil Ganteng lagi, aduh kacau sekali," kelakar Bahlil dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (10/6/2026).
Terlepas dari candaan tersebut, Bahlil menekankan bahwa MBG merupakan program mulia yang bertujuan memperbaiki asupan gizi anak-anak di Indonesia.
Ia pun berbagi pengalaman pribadi sebagai mantan anak dari keluarga kurang mampu yang pernah merasakan dampak gizi buruk.
"Program ini adalah program yang harus kita wujudkan. Sebagai mantan anak orang susah yang pernah busung lapar, saya katakan bahwa program makanan bergizi gratis ini adalah program mulia," tuturnya.
Bahlil mengakui pelaksanaan program tersebut masih memiliki sejumlah kekurangan. Namun, ia meminta semua pihak, khususnya kader HIPMI, untuk fokus menyempurnakan program tersebut daripada saling menyalahkan.
"Kalau ada kekurangan ya sama-sama kita sempurnakan, tidak usah kita saling menyalahkan. Tugas kita kader HIPMI adalah melakukan hal itu," ujar Bahlil.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


























