Menuju konten utama

Penyebab 3 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Wafat di Latsarmil

Ada tiga calon manajer untuk KDMP dan KNMP meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran. Berikut nama-nama korban dan penyebab kematiannya.

Penyebab 3 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Wafat di Latsarmil
Ilustrasi latihan dasar kemiliteran. ANTARA FOTO/Fauzan/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tiga calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Ketiganya meninggal dunia pada waktu dan lokasi latsarmil yang berbeda. Apa penyebabnya?

Tewasnya calon manajer KDMP dan KNMP itu terjadi dalam rentang waktu berdekatan, meskipun lokasi latihan ketiganya berbeda. Kematian pertama terjadi pada 17 Juni 2026, kemudian kematian kedua pada 18 Juni 2026, sementara kematian ketiga pada 23 Juni 2026.

Ketiga calon manajer yang tewas tersebut merupakan peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebut bahwa program itu dibuat untuk melatih para manajer KDMP dan KNMP dengan “disiplin, integritas, kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan semangat pengabdian.”

Program SPPI itu disebut merupakan program sukarela dan melalui proses seleksi. Namun, dengan jatuhnya korban jiwa, Kemhan menyatakan tengah mengevaluasi proses seleksi hingga pelatihan yang diberikan kepada para peserta yang notabene adalah masyarakat sipil.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban. Namun, Kemhan telah menyatakan akan melakukan seluruh prosedur penanganan sesuai aturan yang berlaku. Kementerian yang dikepalai Sjafrie Sjamsoeddin itu juga menyebut telah melakukan pendampingan ke pihak keluarga.

Daftar Nama dan Penyebab Calon Manajer Koperasi Merah Putih Wafat Saat Latsarmil

Dalam keterangan resminya, Kemhan mengklaim bahwa para korban tewas dalam latsarmil calon manajer KDMP dan KNMP telah mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan. Namun, meskipun begitu, para korban yang tewas ternyata mengalami masalah medis selama menjalani pelatihan.

Berikut daftar nama dan penyebab meninggalnya calon manajer KDMP dan KNMP saat latsarmil berdasarkan keterangan resmi Kemhan.

1. Anisa Muyassaroh

Calon manajer KDMP yang tewas pertama adalah Anisa Muyassaroh. Ia meninggal pada 18 Juni 2026 lalu di Balikpapan.

Anisa terdaftar sebagai peserta SPPI yang tengah menjalani pelatihan militer di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan. Berdasarkan keterangan resmi Kemhan, Anisa tewas karena mengalami sengatan panas atau heat stroke.

Anisa dilaporkan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia. Ia disebut telah ditangani di fasilitas kesehatan satuan hingga rumah sakit terdekat sebelum meninggal dunia pada 18 Juni.

2. Yonanda Muhammad Taufik

Calon manajer KDMP kedua yang tewas ketika mengikuti latsarmil adalah Yonanda Muhammad Taufik. Ia tewas di Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Penyebabnya yaitu korban mengalami henti jantung atau cardiac arrest.

Ia merupakan peserta SPPI yang mendapat pelatihan militer di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Berdasarkan informasi yang diungkap Menhan, Yonanda Muhammad Taufik mengalami henti jantung pada 17 Juni. Korban lalu dibawa ke layanan kesehatan satuan sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Upaya penyelamatan korban ternyata gagal. Yonanda Muhammad Taufik meninggal dunia.

3. Novia Rahmadhani Sitohang

Calon manajer KNMP yang meninggal ketika ikut pelatihan dasar militer adalah Novia Rahmadhani Sitohang. Ia meninggal ketika mengikuti latsarmil di Jakarta.

Novia wafat pada Selasa (23/6) di Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa. Ia dibawa ke rumah sakit itu setelah sehari sebelumnya mengalami gangguan kesehatan selama menjalani latihan militer di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

Menukil Antara, Kepala Biro Informasi Pertanahan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut penyebab Novia meninggal dunia terkait penyakit Tuberkulosis (TB) yang ia miliki.

Baca juga artikel terkait KOPERASI MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar