tirto.id - Daftar tim juara voli Proliga sejauh ini menempatkan masing-masing sembilan tim sebagai juara di sektor putra dan putri. Dari 21 musim Proliga yang sebelumnya digelar, siapa tim tersukses?
Proliga 2025 merupakan edisi ke-22 dalam rangkaian kompetisi level tertinggi bola voli Indonesia. Pada 21 edisi sebelumnya, Surabaya Samator tercatat sebagai tim tersukses di sektor putra. Sedangkan di sektor putri ada Jakarta Electric PLN.
Bicara bola voli putra di Proliga memang tidak bisa lepas dari nama Surabaya Samator. Dominasi mereka di Proliga tidak terbantahkan dengan koleksi tujuh gelar juara.
Goresan sejarah dibuat Samator saat mereka menang dari Bandung Tectona dalam laga final Proliga 2004. Keberhasilan itu seolah membuka gerbang bagi trofi Proliga lainnya untuk masuk ke museum piala Samator.
Keberhasilan saat itu juga memutus tren buruk Samator. Pada dua tahun sebelumnya Samator juga lolos ke final ketika bernama Surabaya Flame. Sayangnya mereka selalu kalah di final. Tahun 2002 kalah dari Bandung Tectona dan tahun 2003 kalah dari Jakarta Phinisi Bank BNI.
Gelar kedua tahun 2007 didapat Samator saat menang dari Jakarta BNI Taplus. Menyusul gelar juara tahun 2009 saat mengalahkan Jakarta Sananta dan tahun 2014 saat menang dari Jakarta Pertamina Energi.
Tiga gelar lain diperoleh Samator saat bernama Surabaya Bhayangkara Samator. Tahun 2016 mereka menjadi juara usai menang dari Jakarta BNI Taplus, tahun 2018 saat mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel, dan terakhir tahun 2019 setelah menang 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, 25-17) dari Jakarta BNI 46.
Secara keseluruhan Samator pernah 13 kali bermain di final Proliga. Artinya ada enam kesempatan saat mereka kalah di final. Selain tahun 2002 dan 2003, Samator juga menjadi runner-up tahun 2006, 2010, 2015, dan 2022.
Setelah Samator ada Jakarta BNI sebagai tim kedua dengan koleksi trofi terbanyak yaitu lima piala. Mereka meraihnya tahun 2003 dengan nama Jakarta Phinisi Bank BNI serta tahun 2005, 2006, 2010, dan 2012 saat bernama Jakarta BNI Taplus.
Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta LavAni menjadi tim yang masing-masing meraih dua gelar juara. Bank Sumsel Babel meraihnya pada tahun 2011 dan 2013 usai menang dari Jakarta Sananta dan Jakarta BNI Taplus.
Sedangkan LavAni menjadi juara tahun 2022 dan 2023 saat mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi. Sayang, LavAni gagal mencetak hattrick juara karena pada final tahun 2024 lalu mereka kalah dari Bhayangkara.
Electric PLN Dominan di Voli Putri
Jika Samator menguasai persaingan di voli putra, Jakarta Electric PLN saat ini dinobatkan sabagai ratu Proliga. Pasalnya tim tersebut menjadi yang tersukses di sektor putri dengan enam gelar juara, masing-masing tahun 2004, 2009, 2011, 2015, 2016, dan 2017.
Empat tim berbeda telah menjadi korban Electric PLN di final Proliga. Gresik Petrokimia menjadi tim yang dikalahkan Electric PLN di final Proliga 2004. Kemudian saat juara tahun 2009 mereka mengalahkan Surabaya Bank Jatim dan 2011 serta 2015 menang dari Jakarta Popsivo Polwan.
Satu tim lain yang pernah dikalahkan Electric PLN di final adalah Jakarta Pertamina Energi tahun 2016 dan 2017. Secara khusus, gelar juara Electric PLN tahun 2015, 2016, dan 2017 menjadikan mereka sebagai satu-satunya tim dalam sejarah Proliga yang bisa juara tiga kali beruntun.
Setelah Electric PLN ada Popsivo Polwan yang pernah tiga kali juara Proliga. Tim yang terbentuk tahun 2007 itu mendapatkan gelar juara pertamanya tahun 2012 usai menang dari Electric PLN.
Kemudian juara tahun 2013 didapatkan Popsivo setelah mengalahkan Manokwari Valeria Papua Barat. Sedangkan gelar juara terakhir mereka tahun 2019 diraih setelah menang dari Jakarta Pertamina Energi.
Lima tim putri lain masing-masing mengoleksi dua gelar juara. Mereka adalah Jakarta BNI, Bandung Art Deco Bank Jabar, Surabaya Bank Jatim, Jakarta Pertamina Energi, dan Bandung BJB Tandamata.
Dua tim putri lain yang pernah juara Proliga adalah Jakarta Monas dan Jakarta BIN dengan masing-masing satu gelar juara. Sayangnya, Jakarta BIN sebagai juara bertahan Proliga tidak berpartisipasi di kompetisi Proliga 2025.
Catatan menarik lain dari sektor putri adalah soal Gresik Petrokimia. Mereka menjadi tim dengan gelar runner-up terbanyak sejumlah enam kali pada tahun 2002, 2003, 2004, 2006, 2007, dan 2022. Jumlah itu membuat Gresik Petrokimia masih dihantui rasa penasaran karena setiap kali lolos ke final, mereka selalu gagal juara.
Daftar Juara Voli Proliga
Berikut daftar juara voli Proliga putra-putri:
Putra
- 2002: Bandung Tectona
- 2003: Jakarta Phinisi Bank BNI
- 2004: Surabaya Samator
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Jakarta BNI Taplus
- 2007: Surabaya Samator
- 2008: Jakarta P2B Sananta
- 2009: Surabaya Samator
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2012: Jakarta BNI Taplus
- 2013: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2014: Surabaya Samator
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2017: Jakarta Pertamina Energi
- 2018: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2019: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2022: Bogor LavAni
- 2023: Jakarta LavAni Allo Bank
- 2024: Jakarta Bhayangkara Presisi
Putri
- 2002: Jakarta Monas
- 2003: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2004: Jakarta Electric PLN
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2007: Surabaya Bank Jatim
- 2008: Surabaya Bank Jatim
- 2009: Jakarta Electric PLN
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Jakarta Electric PLN
- 2012: Jakarta Popsivo Polwan
- 2013: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2014: Jakarta Pertamina Energi
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Jakarta Electric PLN
- 2017: Jakarta Electric PLN
- 2018: Jakarta Pertamina Energi
- 2019: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2022: Bandung BJB Tandamata
- 2023: Bandung BJB Tandamata
- 2024: Jakarta BIN
Penulis: Wan Faizal
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id


































