Menuju konten utama

Apa Aturan Baru IFAB & Benarkah Berlaku di Piala Dunia 2026?

Aturan baru IFAB resmi berlaku mulai Piala Dunia 2026. Ada hitungan 5 detik, aturan pergantian pemain, hingga mandat VAR diperluas.

Apa Aturan Baru IFAB & Benarkah Berlaku di Piala Dunia 2026?
FIFA Series 2026. instagram/gianni_infantino

tirto.id - Daftar aturan baru IFAB (International Football Association Board) bakal diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026. Terdapat 7 aturan baru yang diperkenalkan, mulai dari pergantian pemain, wewenang video assistan referee (VAR), hingga perawatan cedera dalam sebuah pertandingan.

Berbagai regulasi yang dibuat IFAB dan FIFA dirancang untuk mempercepat tempo permainan sepak bola. Hal ini diharapkan laga dapat berjalan lebih seru dan fair untuk kedua tim yang sedang bertanding.

Salah satu poin krusial adalah penerapan hitungan mundur visual lima detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Jika pemain melanggar batas waktu tersebut, penguasaan bola akan langsung diberikan kepada tim lawan.

Aturan baru juga melarang pemain menutupi mulut saat berbicara dengan lawan guna mencegah tindakan rasisme yang sulit dibuktikan. Protokol VAR pun kini diperluas untuk mengoreksi kesalahan kartu kuning kedua serta kekeliruan identitas pemain secara instan.

Langkah revolusioner ini disepakati dalam Rapat Umum Tahunan IFAB ke-140 yang berlangsung di Hensol, Wales, akhir Februari 2026 lalu. FIFA memastikan bahwa implementasi aturan ini bertujuan menciptakan pengalaman bertanding yang lebih adil dan transparan bagi semua pihak.

Apa Aturan Baru IFAB & Kapan Mulai Diterapkan?

IFAB dan FIFA secara resmi melakukan perubahan regulasi pertandingan sepak bola. FIFA pun telah mengkonfirmasi aturan baru akan mulai diterapkan di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, untuk kompetisi di luar naungan FIFA, seperti liga-liga domestik dan kejuaraan antarnegara sepenuhnya menjadi hak pemangku regulasi. Oleh karenanya, aturan baru IFAB dan FIFA belum digunakan di liga-liga top Eropa seperti Liga Inggris, Serie A, LaLiga maupun Liga Champion.

Dalam aturan baru, VAR bakal memiliki peran yang lebih krusial. Pasalnya, tidak hanya mengkonfirmasi gol, penalti dan kartu merah langsung, VAR juga memiliki tugas mengoreksi sepak pojok, kartu kuning kedua yang berimbas kartu merah hingga mengoreksi pelanggaran.

Adapun poin-poin penting aturan baru tersebut adalah sebagai berikut.

1. Waktu lemparan ke dalam dan tendangan gawang

Jika pemain sengaja mengulur waktu saat lemparan ke dalam atau tendangan gawang, wasit akan melakukan hitungan mundur dengan tangan. Jika waktu habis, bola langsung pindah ke lawan (lemparan balik atau tendangan sudut).

2. "Hukum Vinicius" (larangan tutup mulut)

Pemain dilarang menutupi mulut dengan tangan atau jersey saat berbicara dengan lawan. Tujuannya agar gerak bibir bisa dibaca kamera jika terjadi dugaan rasisme atau ujaran kebencian yang sulit dibuktikan audio.

3. Pergantian pemain 10 detik

Pemain yang diganti harus keluar lapangan dalam 10 detik. Jika sengaja jalan pelan dan melampaui waktu, pemain penggantinya dilarang masuk selama satu menit permainan berjalan (tim akan bermain dengan 10 orang sementara).

4. Aturan cedera 1 menit

Pemain yang mendapatkan perawatan di dalam lapangan wajib tetap berada di luar lapangan selama minimal satu menit waktu berjalan. Ini dilakukan untuk mencegah pemain pura-pura cedera hanya untuk mengulur waktu di menit akhir.

5. Perluasan Mandat VAR

Dalam regulasi baru IFAB, VAR mendapat wewenang yang lebih luas. Wasit VAR dapat mengintervensi jika wasit salah memberikan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, salah memberikan kartu kepada pemain yang tidak melakukan pelanggaran, hingga kesalahan pemberian tendangan sudut.

Baca juga artikel terkait IFAB atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Permadi Suntama