Menuju konten utama

30 Contoh Soal Wawancara PPG Prajabatan 2025 & Cara Menjawabnya

Simak jadwal seleksi tes wawancara PPG Prajabatan 2025 dan 30 contoh soal wawancara PPG Calon Guru 2025 lengkap dengan cara menjawabnya.

30 Contoh Soal Wawancara PPG Prajabatan 2025 & Cara Menjawabnya
Sejumlah guru madrasah mengikuti ujian seleksi akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) berbasis komputer di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat, Aceh, Kamis (23/5/2019). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww.

tirto.id - Seleksi PPG Prajabatan (Calon Guru) 2025 saat ini telah memasuki tes wawancara. Berikut adalah 30 contoh soal tes wawancara PPG Prajabatan 2025 lengkap dengan cara menjawabnya.

PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru 2025 digelar untuk menyiapkan calon guru yang memiliki kompetensi sesuai standar pendidikan nasional. Kegiatan ini juga bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan tenaga pendidik profesional di seluruh Indonesia.

Program ini menyediakan berbagai bidang studi yang dapat dipilih oleh calon guru, baik bidang studi umum maupun bidang studi kejuruan. Calon guru juga perlu melewati sejumlah tahapan tes untuk dapat lolos dalam program PPG Calon Guru 2025.

Jadwal Wawancara PPG Calon Guru 2025

Saat ini, proses seleksi PPG Prajabatan Calon Guru 2025 telah memasuki tahap tes wawancara yang berlangsung pada 3-20 Desember 2025. Agar tidak terlewat dengan agenda penting, pendaftar dapat mencermati jadwal lengkapnya.

Berikut jadwal dan tahapan seleksi PPG Prajabatan Calon Guru 2025:

  • Pendaftaran seleksi calon mahasiswa: 14 Oktober - 6 November 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 10 November 2025
  • Cetak kartu peserta: 10-15 November 2025
  • Pelaksanaan tes substantif: 12-15 November 2025
  • Pengumuman hasil tes substantif: 29 November 2025
  • Pengumuman jadwal wawancara: 2 Desember 2025
  • Pelaksanaan tes wawancara: 3-20 Desember 2025
  • Pengumuman hasil tes wawancara: 29 Desember 2025
  • Konfirmasi kesediaan mengikuti PPG bagi Calon Guru tahun akademik 2025/2026: Januari 2026
  • Penetapan Peserta PPG bagi Calon Guru tahun akademik 2025/2026: Januari 2026
  • Lapor diri Peserta PPG bagi Calon Guru di LPTK: Januari 2026
  • Matrikulasi bagi Peserta PPG dari lulusan S1 Non Kependidikan, DIV, Non PGSD (untuk bidang studi PPG PGSD): Januari 2026
  • Orientasi Peserta PPG Calon Guru: Februari 2026
  • Awal perkuliahan PPG bagi Calon Guru tahun akademik 2025/2026: Februari 2026

Contoh Soal Wawancara PPG Prajabatan 2025

Berikut adalah 30 contoh soal wawancara PPG Prajabatan 2025 yang bisa dipelajari oleh calon peserta:

1. Mengapa Anda ingin menjadi guru?

Jawaban: “Saya ingin menjadi guru karena saya percaya pendidikan adalah cara paling nyata untuk membentuk masa depan. Saya merasa bahagia ketika membantu orang memahami sesuatu. Dengan menjadi guru, saya bisa berbagi pengetahuan, menjadi teladan, dan ikut mencerdaskan generasi muda.”

2. Mengapa Anda mendaftar PPG Prajabatan?

Jawaban: “PPG Prajabatan adalah kesempatan untuk menempuh pendidikan profesional guru secara sistematis. Saya ingin memiliki kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional agar ketika mengajar, saya mampu memberikan pembelajaran yang benar, efektif, dan bermakna bagi siswa.”

3. Apa kelebihan yang Anda miliki sebagai calon guru?

Jawaban: “Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, sabar dalam membimbing siswa, serta kreatif dalam membuat media belajar. Saya juga mampu bekerja sama dalam tim dan cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.”

4. Apa kekurangan Anda dan bagaimana mengatasinya?

Jawaban: “Saya cenderung perfeksionis saat merancang pembelajaran, sehingga waktu persiapan kadang lebih lama. Namun sekarang saya mulai menyeimbangkan antara kualitas dan efisiensi waktu dengan membuat template RPP dan bahan ajar yang bisa digunakan berulang.”

5. Apa motivasi terbesar Anda dalam profesi ini?

Jawaban: Motivasi terbesar saya adalah ingin melihat siswa berkembang bukan hanya akademik, tetapi juga karakter dan rasa percaya dirinya. Saya ingin hadir sebagai guru yang menguatkan, bukan sekadar mengajar.”

6. Bagaimana Anda menghadapi siswa yang sulit diatur?

Jawaban: “Saya akan memulai dengan memahami penyebab perilakunya. Saya mengajak bicara secara personal, memberikan batasan dan aturan kelas yang disepakati bersama. Saya lebih memilih pendekatan persuasif dan edukatif dibanding hukuman.”

7. Apa strategi Anda dalam mengajar siswa dengan kemampuan berbeda dalam kelas?

Jawaban: “Saya menerapkan pembelajaran diferensiasi, memberi tugas dengan tingkat kesulitan bertingkat, serta menyediakan berbagai metode visual, audio, dan kinestetik agar setiap siswa punya kesempatan belajar sesuai gaya belajarnya.”

8. Bagaimana cara Anda membangun kelas yang aktif dan menyenangkan?

Jawaban: “Dengan metode diskusi, eksperimen, permainan edukatif, serta media digital. Saya ingin siswa bergerak, bertanya, dan merasa dilibatkan. Jika suasana menyenangkan, belajar akan lebih bermakna.”

9. Apa peran guru di era digital?

Jawaban: “Guru bukan hanya pemberi materi, tetapi fasilitator pembelajaran. Guru harus bisa memanfaatkan teknologi, mencari sumber belajar terbaru, mengembangkan literasi digital, dan tetap menjadi role model karakter.”

10. Bagaimana cara Anda menilai keberhasilan belajar siswa?

Jawaban: “Saya tidak hanya melihat nilai ujian. Saya juga menilai proses, partisipasi, portofolio, serta perkembangan sikap. Belajar dikatakan berhasil ketika siswa memahami konsep dan mampu menerapkannya.”

11. Apa langkah Anda saat siswa tidak paham materi pelajaran?

Jawaban: “Saya akan mencoba menjelaskan dengan cara lain menggunakan contoh konkret, latihan bertahap, media visual atau benda nyata. Saya juga memberi waktu konsultasi tambahan jika diperlukan.”

12. Bagaimana Anda membangun komunikasi dengan orang tua?

Jawaban: “Dengan laporan perkembangan rutin, percakapan terbuka, dan sikap saling menghargai. Saya ingin orang tua melihat saya sebagai mitra, bukan sekadar pihak sekolah.”

13. Sikap apa yang penting dimiliki guru menurut Anda?

Jawaban: “Integritas, sabar, tanggung jawab, mampu beradaptasi, dan selalu mau belajar. Guru adalah figur yang dilihat dan ditiru siswa.”

14. Bagaimana cara Anda meningkatkan kompetensi sebagai calon guru?

Jawaban: “Dengan mengikuti pelatihan, webinar, membaca literatur pendidikan, serta berdiskusi dengan guru berpengalaman. Saya percaya guru harus terus belajar.”

15. Bagaimana jika Anda ditempatkan jauh dari keluarga?

Jawaban: “Saya siap. Pendidikan bukan hanya tentang tempat, tetapi tentang pengabdian. Saya melihat itu sebagai kesempatan belajar dan memperluas pengalaman hidup.”

16. Bagaimana Anda menghadapi siswa yang kurang termotivasi?

Jawaban: “Saya mencoba mencari minatnya, lalu mengaitkan materi dengan hal yang ia sukai. Saya memberi tantangan kecil, pujian ketika berprogres, dan memberi peran agar ia merasa berarti.”

17. Apa metode pembelajaran favorit Anda?

Jawaban: Project-Based Learning. Karena siswa berperan aktif, belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan memecahkan masalah nyata. Belajar jadi lebih bermakna.”

18. Bagaimana reaksi Anda jika rencana mengajar tidak berjalan sesuai harapan?

Jawaban: “Saya akan segera melakukan improvisasi, menyesuaikan materi atau metode agar lebih sesuai kondisi kelas. Setelah itu saya melakukan refleksi untuk memperbaiki rencana pada pertemuan berikutnya.”

19. Apa arti menjadi guru profesional bagi Anda?

Jawaban: Guru profesional adalah guru yang menguasai materi, beretika, bertanggung jawab, adaptif terhadap perubahan, serta mengajar dengan hati dan niat membimbing.”

20. Jika ada kritik dari siswa atau rekan kerja, bagaimana Anda menanggapinya?

Jawaban: “Saya menerimanya dengan terbuka. Kritik adalah bahan refleksi untuk perbaikan diri. Saya akan mengevaluasi dan mengambil bagian terbaik untuk pengembangan profesional saya.”

21. Apabila Anda diangkat menjadi pegawai ASN PPPK, apakah Anda bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, berikan alasan Anda?

Jawaban: “Saya bersedia ditempatkan di mana saja karena saya merasa menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Saya tidak membeda-bedakan tempat kerja saya, dimana pun saya bekerja saya akan profesional dalam menjalankan tugas.”

22. Apa motivasi Anda mengikuti PPG Prajabatan?

Jawaban: “Saya ingin mengembangkan kemampuan mengajar untuk menjadi guru profesional dalam mencetak SDM serta menjadi bagian dari kemajuan pendidikan Indonesia”.

23. Apa pendapat Anda tentang guru profesional?

Jawaban: “Guru profesional adalah guru yang memiliki 4 kompetensi jabatan guru yaitu:

  1. Kompetensi pedagogik guru adalah kemampuan atau keterampilan guru yang bisa mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik.
  2. Kompetensi kepribadian guru berkaitan dengan karakter personal.
  3. Kompetensi profesional guru adalah kemampuan atau keterampilan yang wajib dimiliki supaya tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan dengan baik.
  4. Kompetensi sosial berkaitan dengan keterampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik itu dengan peserta didik, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga masyarakat secara luas”.

24. Apa pendapat Anda tentang pengajar dan pendidik, apa perbedaannya?

Jawaban: “Seorang pendidik sudah pasti bisa mengajar, namun seorang pengajar belum tentu bisa mendidik. Seorang guru dituntut untuk dapat melakukan keduanya; mengajar dan mendidik. Guru juga menjadi seorang pendidik, yang artinya menanamkan nilai-nilai budi pekerti dan akhlak yang baik. Menjadi guru sebagai pengajar artinya bertanggung jawab terhadap permasalahan akademis, melakukan suatu tindakan untuk membuat orang lain mengerti, atau paham akan sesuatu”.

25. Apa pendapat Anda tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan implementasi pekerjaan Anda terhadap hal tersebut?

Jawaban: “Pancasila adalah dasar negara Indonesia artinya seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan pemerintah negara Indonesia termasuk peraturan perundangundangan merupakan mencerminkan dari nilai-nilai pancasila. Saya juga akan ikut berperan menjadi bagian terdepan dalam menanamkan nilai-nilai pancasila untuk anak didik saya, mengajarkan mereka untuk bertindak sesuai dengan nilai pancasila”.

26. Apa pendapat Anda tentang lagu Indonesia Raya?

Jawaban: “Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan bagi negara Indonesia. Lagu Indonesia Raya adalah gembaran perasaan nasional yang memiliki makna salah satunya menggambarkan semangat dan cita-cita bangsa Indonesia yang tertulis dalam lirik demi lirik lagu. Lagu Indonesia adalah termasuk indentitas nasional. Kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga terhadap lagu Indonesia dan senantiasa menjiwai apa yang terkandung di dalamnya. Mencintai lagu Indonesia merupakan bagian dari cinta tanah air dan rasa nasionalisme kita”.

27. Jelaskan apa pancasila menurut Anda?

Jawaban: “Pancasila merupakan ideologi negera Indonesia : rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila adalah dasar negara Indonesia : seluruh pelaksanaan dan penyelenggaran pemerintahan negara Indonesia termasuk peraturan perundangundangan merupakan mencerminkan dari nilai-nilai pancasila. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia, bahwa semua aktivitas kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai dengan pancasila”.

28. Apabila Anda menjadi guru profesional apakah Anda bersedia ditempatkan di wilayah di seluruh Indonesia?

Jawaban: “Saya bersedia ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Indonesia karena bagi saya guru profesional adalah guru yang siap menjalankan tugas sebagai pengajar dan pendidik di mana saja, pada siapa saja untuk mencerdaskan generasi muda penerus bangsa”.

29. Apa motivasi Anda menjadi guru?

Jawaban: “Menjadi guru bagi saya adalah kemampuan untuk mengabdi kepada negara dan mengabdi kepada masyarakat, ikut menjadi bagian dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia dan generasi muda penerus bangsa demi kemajuan bangsa”.

30. Ceritakan tentang bidang studi yang Anda daftar?

Jawaban: “Saya memilih mendaftar jurusan PGSD karena saya menyukai dunia pendidikan baik itu belajar atau mengajar, terlebih mengajar anak-anak. Kemudian, selama saya mengikuti perkuliahan S1 saya memperoleh banyak keterampilan. Ilmu yang dipelajari sangat luas, seperti psikologi, manajemen pendidikan serta berbagai pelajaran yang akan diberikan kepada siswa-siswi sekolah dasar."

Baca juga artikel terkait PPG atau tulisan lainnya dari Wisnu Amri Hidayat

tirto.id - Edusains
Penulis: Wisnu Amri Hidayat
Editor: Iswara N Raditya