tirto.id - Terdapat sejumlah contoh soal materi hidrolisis haram yang dapat menjadi referensi bahan belajar siswa. Hidrolisis garam biasanya dipelajari di kelas 11 SMA pada mata pelajaran Kimia, khususnya dalam Bab Kesetimbangan Larutan dan Asam-Basa.
Hidrolisis garam adalah proses reaksi kimia antara ion-ion garam dan air yang menyebabkan perubahan pH larutan. Garam biasanya terbentuk dari reaksi antara asam dan basa dan ketika dilarutkan dalam air, garam bisa terurai menjadi ion-ion penyusunan.
Ion-ion tersebut bereaksi kembali dengan menjadi air (H2O) dan membentuk ion H+ atau OH-, maka larutannya akan menjadi asam atau basa, tergantung jenis garamnya.
Ringkasan Materi Hidrolisis Garam dan Rumusnya
Hidrolisis berasal dari kata hidro dan lisis. Hidro yang berarti air, sedangkan lisis artinya penguraian. Hidrolisis ialah reaksi penguraian garam dan air yang membentuk H+ (ion positif) dan H- (ion negatif) dan membentuk larutan yang bersifat asam, basa, dan tetap netral.
Hidrolisis garam memiliki empat jenis beserta rumusnya, sebagai berikut:
1. Garam yang terbentuk dari Asam Lemah dan Basa Kuat
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan anion yang berasal dari asam lemah. Sehingga garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan terhidrolisis sebagian (parsial) dan bersifat basa.Contoh: CH3COONa(aq) → CH3COO-(aq) + Na+(aq)Ion CH3COO- bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan CH3COO-(aq) + H2O ⇄ CH3COOH(aq) + OH-(aq)
2. Garam yang terbentuk dari Asam Kuat dan Basa Lemah
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah. Sehingga garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah akan terhidrolisis sebagian (parsial) dan bersifat asam.Contoh: NH4Cl(aq) → NH4+(aq) + Cl-(aq)Ion NH4+ bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan NH4+(aq) + H2O ⇄ NH3 (aq) + H3O+(aq)
3. Garam yang terbentuk dari Asam Lemah dan Basa Lemah
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah di dalam air akan terionisasi dan kedua ion garam tersebut bereaksi dengan air.Sifat larutan ditentukan oleh nilai tetapan kesetimbangan asam (Ka) dan nilai kesetimbangan basa (Kb) penyusun garam tersebut. Jika Ka > Kb, maka larutan akan bersifat asam dan jika Ka < Kb maka larutan akan bersifat basa.
Contoh: NH4CN(aq) → NH4+ + CN-(aq) Ion NH4+ bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan NH4+(aq) + H2O(l) ⇄ NH4OH(aq) + H+(aq)Ion CN- bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan CN-(aq) + H2O(l) ⇄ HCN(aq) + OH-(aq)
4. Garam yang terbentuk dari Asam Kuat dan Basa Kuat
Ion-ion yang dihasilkan dari garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak ada bereaksi dengan air, sebab jika dianggap bereaksi maka akan segera terionisasi kembali secara sempurna membentuk ion-ion semula.Oleh karena itu konsentrasiion H+ dan OH- dalam air tidak terganggu sehingga larutan bersifat netral.
Contoh: NaCl(aq) → Na+(aq) + Cl- (aq)
Kumpulan Contoh Soal Hidrolisis Garam dan Kunci Jawabannya
Berikut ini contoh soal materi hidrolisis garam beserta kunci jawaban yang dapat dijadikan sebagai bahan belajar, simak selengkapnya:
1. Diantara larutan garam berikut akan bersifat basa jika dilarutkan dalam air, yaitu...
A. Barium asetat
B. Seng iodida
C. Perak bromida
D. Amonium klorida
E. Magnesium nitrat
2. Garam–garam di bawah ini yang mengalami hidrolisis sempurna jika dilarutkandalam air, yaitu...
A. (NH4)2S
B. K2S
C. KCl
D. CuS
E. Na2CO3
3. Garam yang mengalami hidrolisis sebagian jika dilarutkan dalam air yaitu...
A. Natrium Klorida
B. Natrium Nitrat
C. Kalium sulfat
D. Amonium Bromida
E. Aluminium sulfida
4. Besarnya [OH−] dalam larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat...
A. Berbanding lurus dengan Ka-nya
B. Berbanding terbalik dengan Ka-nya
C. Berbanding lurus dengan akar kuadrat Ka-nya
D. Berbanding terbalik dengan akar kuadrat Ka-nya
E. Berbanding terbalik dengan konsentrasi molar garamnya
5. Persamaan hidrolisis suatu senyawa sebagai berikut.S2−(aq) + 2H2O(ℓ) ⟶ H2S(aq)+ 2OH− (aq)Rumus garam yang mengalami hidrolisis seperti persamaan hidrolisis di atas yaitu...
A. FeS3
B. Na2S
C. Mg(𝑆)2
D. (CH3)2S
E. (NH4)2S
6. Jika diketahui Ka HCOOH = 2 x 10^-4, pH larutan Ca(HCOO)2 0.01M sebesar...
A. 8
B. 7
C. 6
D. 5
E. 4
7. Hitunglah pH campuran larutan 100 mL NH4OH 0.1 M dan 100 mL HCN 0.1 M jika diketahui Ka HCN = 1 x 10^-10 dan Kb NH40H 1 x 10^-5!
Jawaban: 9.5
8. Sebanyak 25 mL larutan NaOH 0.005 M dan 25 mL larutan CH3COOH 0.05 M dicampur dalam gelas beker. Jika Ka CH3COOH adalah 10^-5 maka pH larutan adalah...
A. 8 - log 5
B. 8 + log 5
C. 9 - log 5
D. 9 + log 5
E. 10 + log 5
9. Berapakah pH larutan KCN 0.01 M jika diketahui Ka HCN = 6 x 10^-10?
Jawaban: 4 - log 4
10. Dari beberapa larutan berikut ini yang tidak mengalami hidrolisis adalah...
A. NH4CL
B. CH3COONa
C. K2SO4
D. CH3COONa
E. CH3COOK
11. Dari beberapa larutan berikut ini yang terhidrolisis sempurna adalah...
A. NH4CL
B. CH3COONa
C. NH4CH3COO
D. K2SO4
E. NaCl
12. Dari beberapa larutan berikut ini yang mengalami hidrolisis parsial adalah...
A. K2SO4
B. CH3COONa
C. NaCl
D. NH4CN
E. MgSO4
13. Jika 200 mL NH4OH 0,8 M direaksikan dengan 200mL larutan HCl 0,8 M, Kb NH4OH = 10−5, pHcampuran setelah bereaksi adalah....
A. 5 − log2
B. 5 − log3
C. 5 − log4
D. 5 − log5
E. 5 − log6
14. Untuk mendapatkan larutan garam yang pH-nya 9,maka banyaknya garam natrium benzoat C6H5OONayang harus dilarutkan dalam 100 mL airadalah... (Ka C6H5OONa = 6 × 10 −5m dan MrC6H5OOH = 144)
A. 0,54 gram
B. 1,08 gram
C. 2,16 gram
D. 4,32 gram
E. 8,64 gram
15. Berikut adalah beberapa larutan: (1) KNO3 (2) NH4Cl (3) Na2SO4 (4) Na2CO3 (5) CH3COOK Pasangan garam yang bersifat netral ditunjukkanoleh nomor....
A. (1) dan (3)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
Penulis: Dewi Sekar Pambayun
Editor: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id































