tirto.id - Ratusan ruang kelas sekolah di Kabupaten Subang kini menanti perbaikan akibat kondisi bangunan yang rusak dan tidak layak pakai. Merespons potret buram dunia pendidikan ini Bupati Subang, Reynaldy Putra, menyiapkan dana puluhan miliar rupiah demi menyelamatkan kenyamanan belajar para siswa.
Reynaldy mencatat ada sekitar 2.300 ruang kelas SD dan SMP yang tersebar di Kabupaten Subang. Namun, ratusan kelas di antaranya dalam kondisi rusak dengan tingkat yang beragam, mulai dari atap bocor, plafon rusak, hingga bangunan yang sudah tidak layak digunakan.
Antisipasi Atap Bocor, Pemkab Subang Kucurkan Rp35 Miliar untuk Renovasi
Kondisi sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Subang. FOTO/Subang Info_

Reynaldy menegaskan komitmen Pemkab Subang dalam memperbaiki rusak. "Kita sudah siapkan anggaran sekitar Rp35 miliar untuk merenovasi sebanyak 300 ruang kelas SD SMP yang rusak di Subang," ujar Bupati Subang Reynaldy, Senin (27/7/2026).
Menurut Reynaldy, ratusan ruang kelas sekolah SD dan SMP di Subang umumnya mengalami kerusakan dibagian atap dan plafon.
"Kita mulai cicil perbaikan ratusan ruang kelas yang rusak tersebut mulai dari sekarang, demi kenyamanan belajar para siswa-siswi saat kegiatan KBM," katanya
Cegah Putus Sekolah, Bupati Subang Bagikan Seragam Gratis Bagi Siswa Baru
Kondisi sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Subang. FOTO/Subang Info_

Selain perihal rehab ruang kelas, Kang Rey secara serius memperhatikan dunia pendidikan Kabupaten Subang, salah satunya dengan pembagian seragam gratis bagi siswa SD/SMP di Kabupaten Subang.
Kang Rey menilai, biaya seragam menjadi salah satu faktor peningkatan angka putus sekolah di Kabupaten Subang.
"Di Subang kelas 1 SD SMP ada seragam gratis. Pak Presiden siapkan makan siang gratis, Pemda siapkan seragam gratis. Salah satu alasan anak putus sekolah karena itu, beli seragam. Kalau di Subang banyak yang minjem ke bank emok untuk beli seragam, kita permudah dengan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP," paparnya.
Guru Fokus Mengajar, Pengelolaan Dana BOS Dialihkan Khusus ke ASN
Selain sarana prasarana, Kang Rey juga memperhatikan tenaga pendidik yang merupakan inti pendidikan. Di bawah kepemimpinannya, guru di Kabupaten Subang tidak lagi harus memikirkan pengelolaan Dana BOS.
Kang Rey menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan menunjuk ASN yang secara khusus bertugas mengelola Dana BOS di tiap sekolah.
"Guru tidak ada lagi yang mengelola Dana BOS, nanti akan ada ASN khusus mengurus Dana BOS," pungkasnya.
===========
Subang Info adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Subang Info
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































