Menuju konten utama

Mendikdasmen Ungkap Renovasi SDN Tanggirejo Gunakan APBN Rp1,3 M

Mendikdasmen Abdul Muti menyebut renovasi SDN Tanggirejo akan dilakukan untuk 3 ruang kelas, 2 ruang toilet, 1 ruang administrasi, dan 1 ruang perpustakaan.

Mendikdasmen Ungkap Renovasi SDN Tanggirejo Gunakan APBN Rp1,3 M
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). tirto.id/Rahma Dwi Safitri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, menyampaikan bahwasanya renovasi SDN Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akan menggunakan dana APBN. Dirinya menyampaikan bahwa total dana APBN yang akan digunakan untuk membiayai SDN Tanggirejo sebesar Rp1,3 miliar yang proses bimbingan teknisnya (Bimtek) akan dimulai pada pekan depan.

"Anggaran dari APBN sebesar Rp1,3M, pekan depan sudah akan Bimtek," kata Abdul Muti saat dihubungi Tirto, Minggu (26/7/2026).

Abdul Muti menuturkan bahwa pembangunan sekolah tersebut akan dilakukan secara swakelola dalam jangka waktu 3-4 bulan. Nantinya yang akan direhab adalah 3 ruang kelas, 2 ruang toilet, 1 ruang administrasi, dan 1 ruang perpustakaan.

"Pembangunan dengan sistem swakelola direncanakan selesai 3-4 bulan," terangnya.

Sebelumnya, Kepala SDN Tanggirejo, Juwariyah, mengatakan pihak sekolah bersyukur revitalisasi telah dimulai setelah pemerintah merespons kondisi sekolah dalam waktu singkat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi sekolah.

"Alhamdulillahirobbilalamin, hari ini pembangunan SDN Tanggirejo sudah mulai dilaksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah yang telah merespons kondisi sekolah kami dengan cepat," ujar Juwariyah dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Juwariyah, keterbatasan ruang selama ini tidak menghalangi sekolah untuk tetap menjalankan proses pembelajaran. Namun, dimulainya revitalisasi diharapkan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

"Selama ini kami berupaya agar kegiatan belajar tetap berjalan di tengah keterbatasan ruangan. Dengan dimulainya pembangunan ini, kami berharap anak-anak nantinya dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan lebih bersemangat," katanya.

Ia mengungkapkan, sebelum revitalisasi, tim dari Sekretariat Presiden dan Sekretariat Kabinet telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sejak Jumat (24/7/2026). Peninjauan itu dilakukan dilakukan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pelaksana pembangunan sehingga proses revitalisasi dapat segera dimulai.

"Tim Sekretariat Presiden bersama Sekretariat Kabinet sudah hadir sejak Jumat, tanggal 24 Juli 2026, untuk meninjau kondisi sekolah dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta pelaksana pembangunan. Kami bersyukur penanganannya dilakukan dengan cepat dan hari ini pekerjaannya sudah dimulai," ujarnya.

Sebagai informasi, kerusakan di SDN Tanggirejo menjadi perbincangan di media sosial usai Harian Kompas memuat foto kondisi bangunan tersebut ketika para siswa sedangan menyantap Makan Bergizi Gratis.

Baca juga artikel terkait ABDUL MUTI atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Rina Nurjanah