tirto.id - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan memulai pembangunan 15 Sekolah Terintegrasi di tahun ini. Kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, 15 sekolah yang akan dibangun tersebut berasal dari 36 sekolah yang telah diseleksi pemerintah sebelumnya.
“Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi dan tahun ini nanti akan kami mulai,” ungkap Mu’ti dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
Mu’ti merinci pada tahap awal, 5 Sekolah Terintegrasi akan dibangun di balai-balai yang dimiliki oleh Kemendikdasmen. Kemudian, 1 sekolah akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan 9 Sekolah Terintegrasi akan dibangun di daerah yang sudah diseleksi pemerintah.
“Insyaallah 5 itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemudian, ada satu yang di IKN dan kemudian 9 yang nanti kami bangun baru di daerah yang sudah diseleksi. Pak Mensesneg (Prasetyo Hadi) nanti bisa menyampaikan terkait dengan proses seleksi itu,” ujar dia.
Meski begitu, baik Mu’ti maupun Prasetyo tidak menjelaskan bagaimana proses seleksi Sekolah Terintegrasi ini dilakukan. Namun demikian, Mu’ti memastikan, pada tahun ini pemerintah akan membangun total 100 Sekolah Terintegrasi.
“Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden sesuai arahan beliau untuk penyelenggaraan sekolah nasional terintegrasi yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama yang tahun ini direncanakan kami akan bangun 100 sekolah nasional terintegrasi,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan dirinya menargetkan pembangunan 7.000 Sekolah Terintegrasi secara bertahap mulai 2026. Dalam jangka panjang, Prabowo berharap Sekolah Terintegrasi ada di setiap kecamatan.
Sekolah Terintegrasi secara sederhana merupakan sekolah yang menggabungkan beberapa jenjang pendidikan dalam satu kawasan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA atau SMK.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id





























