Menuju konten utama

Pramono Segera Renovasi SD Kebayoran Lama yang 2 Tahun Ambruk

Penanganan sekolah yang roboh tersebut kini menjadi prioritas mendesak bagi Pemprov DKI Jakarta.

Pramono Segera Renovasi SD Kebayoran Lama yang 2 Tahun Ambruk
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Upacara Memperingati HUT DKI Jakarta ke-499 di Monumen Nasional (Monas), Minggu (22/6). FOTO/Putri Az zahra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan segera merenovasi bangunan salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang sudah hampir dua tahun ambruk dan terbengkalai.

Akibat kerusakan parah tersebut, proses belajar mengajar terganggu hingga para siswa terpaksa menumpang belajar di sekolah lain hingga di musala.

Pramono menegaskan bahwa penanganan sekolah yang roboh tersebut kini menjadi prioritas mendesak bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Untuk SD Negeri yang di Kebayoran Lama ini, segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan," kata Pramono saat memberikan keterangan di kawasan Jalan Bangka III, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Pramono mengaku baru mengetahui kondisi miris sekolah tersebut setelah video yang merekam kerusakan bangunan tersebar luas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

"Tentunya segera kami tangani. Dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral. Jadi, lapangannya memang Jakarta yang begitu luas, sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pramono juga membantah anggapan bahwa Pemprov DKI Jakarta mengesampingkan atau mengabaikan perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak berat.

Dia menekankan bahwa dalam perbaikan infrastruktur publik, seluruh sektor yang menyangkut kepentingan dan hajat hidup warga menduduki posisi prioritas yang sama untuk segera ditangani.

“Untuk cara penyelesaian ini, prioritasnya di mana, ya semuanya pasti prioritas," tegas Pramono.

Pramono menyatakan tidak hanya akan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mempercepat perbaikan berbagai infrastruktur publik yang mendesak dan fasilitas yang mengalami kerusakan parah di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta berencana akan terus memperluas pola kolaborasi dengan berbagai instansi di luar pemerintah daerah agar pembangunan fisik dan pemulihan fasilitas umum dapat dieksekusi lebih cepat tanpa harus tertunda siklus anggaran panjang.

Baca juga artikel terkait SEKOLAH RUSAK atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Fadrik Aziz Firdausi