tirto.id - Aksi demo oleh sejumlah kelompok mahasiswa berlangsung di Gedung DPRD Solo pada Senin (1/9/2025) siang-sore hari ini. Massa aksi tersebut menyampaikan sejumlah tuntutan terkait isu belakangan ini.
Tuntutan itu seperti disampaikan Aliansi BEM Solo Raya melalui Instagram-nyai. Di antaranya, mereka menuntut agar pihak terkait segera membebaskan seluruh massa aksi yang masih ditahan.
Lalu menuntut Presiden Prabowo bertanggung jawab secara penuh atas tindakan perenggutan hak asasi manusia dan bertanggung jawab memulihkan hak dari pada aktivis, demonstran, dan setiap yang berjuan untuk menyampaikan kebenaran dan perbaikan bangsa.
Menuntut Presiden Prabowo Subianto memastikan untuk menindak dengan tegas dan sesuai undang-undang para pihak yang melakukan tindakan represif serta memastikan untuk menghapus iklim represif dalam berbangsa dan bernegara.
Menuntut untuk memberikan hukuman tegas kepada aparat yang menginzinkan penggunaan sentara, kendaraan takatis, an gas air mata sebagai bagian dari tindakan pengamanan terhadap berjalannya aksi dan penyampaian aspirasi masyarakat.
Kemudian menuntut adanya evaluasi dan reformasi lembaga kepolisian. Serta Menuntut DPR untuk membatalkan perumusan aturan yang bermasalah dan berpotensi mengancam hak warga negara Indonesia dalam berdemokrasi, seperti RUU Polri, RUU penyiaran, dan RUU KUHAP.
Aksi ini diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Solo, termasuk Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Islam Negeri Raden Mas Said (UIN RMS), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan berbagai elemen lain, dengan berbagai tuntutan yang disampaikan masing-masing organisasi.
Cara Cek CCTV Demo Solo 1 September 2025 di DPRD Solo
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyediakan CCTV untuk memantau jalannya aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Solo. Berikut ini cara akses CCTV di sekitaran lokasi demo Solo pada Senin (1/9/2025):
- Buka laman milik Dishub Solo di https://ccroom-dishub.surakarta.go.id/
- Pilih menu “CCTV”
- Pilih “Lokasi CCTV”, lalu aktifkan “DPRD”
Penjelasan Dishub Solo CCTV Demo 1 September Kantor DPRD Sulit Diakses
Berdasarkan pantauan Tirto.id di laman Dihsub setempat, CCTV DPRD Solo bisa diakses hingga Senin (1/9/2025) petang. Namun, beberapa kali CCTV tersebut sulit diakses saat demo berlangsung.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo Ari Wibowo membenarkan bahwa CCTV tersebut mengalami kendala saat demo berlangsung. Menurut pihaknya, gangguan ini terkait banyaknya pengakses CCTV saat demo berlangsung.
“Sehingga down. Dan beberapa saat bisa diakses. Lalu down lagi,” katanya mengonfirmasi kepada media melalui pesan WhatsApp, Senin (1/9/2025) sore.
Dishub Solo menyatakan, gangguan ini murni karena masalah teknis terkait kemampuan server dan bandwith ATCS. Ari melanjutkan, hingga Senin pukul 17.15 WIB, jumlah pengakses CCTV mencapai 8.664 pengguna. Dishub mengatakan, mereka akan terus memantau terkait masalah down situs tersebut.
“Kalau nanti berkurang yang membuka akan kembali normal dan kami pantau CC room, masih ada terus sampai dengan malam,” tambah Ari.
Selanjutnya, Ari mengatakan Dishub Solo berupaya memudahkan akses CCTV tersebut melalui live TikTok. Akan tetapi, TikTok sementara ini mematikan fitur live.
“Kami beberapa kali ini dalam 1 bulan mengaktifkan live TikTok akun ATCS Surakarta,” tutur Ari.
“Dan sekarang live TikTok sudah dilarang,” tandas Ari.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id



























