Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat di Rumah & Bacaan Doa Setelah Witir

Oleh: Beni Jo - 23 April 2020
Dibaca Normal 2 menit
Tata cara salat tarawih 8 rakaat dapat dilakukan dengan 4 rakaat sekali salam atau 2 rakaat sekali salam, ditutup dengan salat witir 3 rakaat.
tirto.id - Salat tarawih adalah salat sunah khusus pada bulan Ramadan yang pengerjaannya dilakukan setelah salat isya hingga sebelum memasuki waktu subuh. Salat tarawih dapat dilakukan 8 rakaat atau 20 rakaat, dilanjutkan dengan tiga rakaat salat witir dan doa untuk penutup.

Keutamaan salat tarawih dapat mengacu riwayat Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad saw. menganjurkan salat Ramadan kepada para sahabat tanpa perintah bahwa salat itu wajib. Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa mengerjakan qiyam (salat) ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu" (H.R. Bukhari dan Muslim).

Salat tarawih dapat dilakukan dengan berjamaah atau sendiri. Dalam pandemi virus Corona (COVID-19), Menteri Agama sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H di tengah Pandemi Covid-19. Dalam surat edaran tersebut, umat Islam salah satunya dianjurkan untuk salat tarawih secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.

Senada dengan Menag, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah merilis Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19. Jika seseorang berada di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi, maka ia boleh meninggalkan salat tarawih di masjid atau tempat umum lainnya.



Dasar Salat Tarawih 8 Rakaat


Salat tarawih dapat dikerjakan dengan jumlah bilangan 8 rakaat dan diakhiri salat witir 3 rakaat. Dalam menyelenggarakannya pun ada dua cara. Yaitu 4 rakaat satu salam atau 2 rakaat satu salam.

Berdasarkan keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, jumlah rakaat salat tarawih 4 rakaat satu salam dan 2 rakaat satu salam merupakan tanawuk dalam beribadah, sehingga keduanya dapat diamalkan.

Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam


Salat tarawih 4 rakaat satu salam dilakukan dengan cara mengerjakan 4 rakaat salat tarawih ditutup dengan salam, kemudian 4 rakaat salat tarawih lagi dan ditutup dengan salam. Selanjutnya, mengerjakan salat witir 3 rakaat sebagai penutup.

Mengerjakan salat tarawih 4 rakaat satu salam, didasarkan pada hadis riwayat Bukhari, dari Abī Salamah Ibn ‘Abd ar-Raḥmān yang bertanya kepada Ā’isyah mengenai tata cara salat Rasulullah pad Ramadhan.

A’isyah menjawab, "Nabi saw tidak pernah melakukan salat sunat di bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari 11 rakaat. Beliau salat 4 rakaat dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat lagi 4 rakaat, dan jangan engkau tanya bagaimana indah dan panjangnya. Kemudian beliau salat 3 rakaat (H.R. Bukharī).

Salat Tarawih 2 Rakaat Sekali Salam

Cara kedua salat tarawih 8 rakaat adalah 2 rakaat sekali salam. Maksudnya adalah menyelenggarakan salat tarawih 2 rakaat ditutup satu salam sebanyak empat kali. Secara terperinci yaitu 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, dan 2 rakaat. Kemudian dilanjutkan tiga rakaat salat witir dengan cara 2 rakaat dan 1 rakaat.

Salat tarawih dua rakaat satu salam sendiri disandarkan pada riwayat al-Bukhārī, bahwa Aisyah berkata, "Pernah Rasulullah saw melakukan salat pada waktu antara setelah selesai Isya yang dikenal orang dengan ‘Atamah hingga Subuh sebanyak 11 rakaat, beliau salam pada tiap-tiap 2 rakaat, dan beliau salat witir 1 rakaat (H.R. Muslim).

Tata Cara Salat Tarawih 8 Rakaat


Mengenai tata cara salat tarawih 8 rakaat, secara umum sama dengan salat sunah yang lainnya. Yang membedakan adalah cara yang dipakainya dalam menyelenggarakan salat tarawih tersebut, apakah memakai sistem 4 rakaat satu salam atau 2 rakaat satu salam.

Tata Cara Salat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam


Tata cara salat tarawih 4 rakaat satu salam adalah sebagai berikut:
  • Mengucapkan niat salat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum
  • Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir saat takbiratul ihram
  • Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud Sujud kedua
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua hingga rakaat keempat dengan gerakan yang sama seperti rakaat pertama (mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua)
  • Duduk tasyahud akhir dan salam pada rakaat kempat.


Tata Cara Salat Tarawih 2 Rakaat 1 Salam


Tata cara salat tarawih dua rakaat satu salam, urut-urutannya seperti di bawah ini:
  • Mengucapkan niat salat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum
  • Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
  • Mengucap takbir saat takbiratul ihram
  • Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • sujud kedua
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  • Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama seperti rakaat pertama (mulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua)
  • Duduk tasyahud akhir dan salam pada rakaat kedua. (Dilakukan sebanyak empat kali hingga mencapai total sejumlah delapan rakaat).


Doa Setelah Witir


Ssalat tarawih dilanjutkan dengan salat witir sebanyak tiga rakaat. Dikutip dari laman Suara Muhammadiyah, disunahkan pula untuk melakukan zikir dengan suara nyaring sebelum mengakhiri rangkaian salat malam tersebut.

Berikut adalah bacaan zikirnya:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

"Maha suci Allah yang Maha Merajai dan yang Maha Bersih".

Dibaca sebanyak tiga kali kemudian membaca kalimat di bawah ini:

رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ


"Yang menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril" (1x)

Baca juga artikel terkait RAMADAN atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight