Cara Cek Akreditasi Kampus dan Prodi untuk Penuhi Syarat CPNS 2019

Oleh: Addi M Idhom - 22 November 2019
Dibaca Normal 2 menit
Salah satu pernyaratan yang harus dipenuhi pelamar dalam pendaftaran CPNS 2019 adalah bukti bahwa perguruan tinggi dan program studi penerbit ijazahnya sudah terakreditasi di BAN-PT.
tirto.id - Pendaftaran CPNS 2019 telah dibuka sejak 11 November 2019. Pelamar diharuskan melakukan pendaftaran secara online melalui situs SSCASN BKN hingga 24 November mendatang (jadwal tentatif).

Para pelamar bisa memilih satu jabatan pada satu institusi ketika mendaftar di portal SSCASN BKN. Selain itu, pelamar juga diharuskan untuk memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk mengirim hasil scan dokumen pendukung pendaftaran.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh para pelamar CPNS 2019 dengan kualifikasi pendidikan D3, S1 dan S2 atau S3, adalah memiliki ijazah dari perguruan tinggi dan program studi yang sudah terakreditasi di BAN-PT.

Persyaratan ini mengharuskan pelamar membuktikan bahwa ijazah D3, S1, S2 dan S3 miliknya diterbitkan oleh perguruan tinggi dan program studi yang telah terakreditasi di BAN-PT, di waktu mereka lulus. Adapun BAN-PT adalah singkatan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Di samping itu, sejumlah institusi pembuka lowongan CPNS 2019, mengharuskan pelamar mengirim bukti bahwa perguruan tinggi dan program studi yang menerbitkan ijazahnya telah terakreditasi di BAN-PT.

Sebagian institusi pusat maupun daerah pembuka lowongan formasi CPNS 2019 mengharuskan pelamar mengirim hasil pindai (scan) fotocopy sertifikat atau surat keterangan akreditasi perguruan tinggi dan program studi yang menerbitkan ijazahnya.

Syarat seperti ini berlaku dalam penerimaan CPNS 2019 di Kemenhub, KLHK, Kemenag, Kemenkeu, Kemenaker, Pemprov Jatim dan lainnya.

Pelamar dapat memperoleh fotocopy sertifikat atau surat keterangan akreditasi perguruan tinggi dan program studi penerbit ijazahnya dengan mendatangi kampu-kampus masing-masing.

Selain itu, pelamar juga bisa memperoleh dokumen PDF hasil scan sertifikat akreditasi perguruan tinggi dan program studi di laman resmi sejumlah kampus, seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Muhammadiyah Surakarta, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lainnya.

Sedangkan sebagian institusi pusat dan daerah pembuka lowongan CPNS 2019 lainnya, mengharuskan pelamar mengirim dokumen bukti berupa hasil capture (screenchoot) atau tangkapan layar laman resmi BAN-PT yang berisi informasi soal akreditasi perguruan tinggi dan program studi penerbit ijazahnya.

Institusi yang mencantumkan syarat demikian misalnya adalah Kemenkumham, Komnas HAM, Mahkamah Agung (pilihan), Bawaslu (pilihan) dan lain sebagainya.

Adapun cara mengecek akreditasi perguruan tinggi dan program studi di laman resmi BAN-PT sekaligus mengcapturenya bisa dilihat pada bagian akhir artikel ini.


Apa Itu Akreditasi Kampus dan BAN-PT

Akreditasi Perguruan Tinggi secara resmi disebut akreditasi institusi. Sementara akreditasi program studi adalah sertifikat bukti bahwa sebuah jurusan telah terakreditasi.

Dari segi definisi, akreditasi perguruan tinggi merupakan bentuk pengakuan mutu dari pihak eksternal tentang input, proses dan hasil dari sistem maupun manajemen mutu pendidikan di suatu kampus dan program studi.

Pengakuan itu didasarkan pada sejumlah kriteria yang menjadi tolok ukur dimensi mutu pendidikan tinggi dan telah disepakati pada tingkat nasional, regional, atau internasional. Selain itu, mutu pendidikan tinggi juga perlu dilihat berdasarkan konsep multi-dimensi.

Adapun lembaga resmi negara yang bertugas menilai dan menerbitkan akreditasi institusi kampus dan program studi adalah BAN-PT.

Sesuai dengan amanat UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permenristekdikti 44/2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan Permenristekdikti 32/2016, BAN-PT mendapat peran sentral dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Di antara tugas BAN-PT ialah melakukan proses penilaian dan menentukan akreditasi kampus dan program studi.


Cara Cek Akreditasi Kampus dan Prodi

Mengecek akreditasi perguruan tinggi dan program studi (prodi), dapat dilakukan dengan mengakses laman resmi BAN-PT. Langkah-langkahnya ialah sebagai berikut:

A. Cara Cek Akreditasi Perguruan Tinggi (Dari Komputer PC)

1. buka situs banpt.or.id
2. Arahkan kursor ke menu Data Akreditasi (bagian atas situs, nomor 4 dari kiri)
3. Klik submenu Pencarian Data Akreditasi (histori)
4. Jika submenu itu sudah diklik, akan keluar dua kolom, yakni perguruan tinggi dan prodi
5. Tuliskan nama perguruan tinggi pada kolom bagian atas untuk cek akreditasi institusi
6. Sistem akan menunjukkan nama kampus anda, dan klik pada nama yang dimaksud
7. Setelah itu, akan keluar informasi akreditasi institusi kampus untuk 1 hingga 2 periode (satu periode: 5 tahun)

B. Cara Cek Akreditasi Program Studi (Dari Komputer PC)

1. Jika sudah mengetahui info akreditasi institusi, isi kolom kedua dengan nama program studi
2. Klik nama yang dimunculkan sistem, sesuai jenjang kesarjanaan
3. Setelah itu akan keluar informasi akreditasi, untuk 1 hingga 4 periode (satu periode 2-5 tahun)

C. Cara Akreditasi Kampus dan Prodi dari Smarphone

1. Buka situs banpt.or.id
2. Sentuh ikon menu di pojok kanan atas situs
3. Setuh menu Data Akreditasi
4. Sentuh submenu Pencarian Data Akreditasi (histori)
5. Ubah tampilan ke versi Situs Dekstop (di browser chrome, menu ini bisa diakses usai sentuh ikon di pojok kanan atas layar)
6. Masukkan nama kampus atau prodi pada dua kolom di laman situs BAN-PT, sebagaimana langkah-langkah pada versi PC di atas

Setelah mengetahui info akreditasi institusi kampus dan program studinya, calon pelamar CPNS tinggal melakukan capture (screenshoot) atau tangkap layar melalui smartphone atau komputer PC.

Namun, apabila catatan akreditasi perguruan tinggi dan program studi tidak tercantum di laman resmi BAN-PT, calon pelamar CPNS sebaiknya menghubungi kampus masing-masing untuk mengecek informasi lebih lanjut.


Baca juga artikel terkait CPNS 2019 atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight