tirto.id - Cara akses kode tes Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 dapat dilakukan kepala sekolah hingga operator di laman resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Salah satu agenda kegiatan MPLS Ramah 2026 yaitu pengisian tes dan survei yang perlu dilakukan oleh orang tua/wali atau murid. Selain itu, tes ini juga dapat mengidentifikasi kemampuan literasi membaca dan numerasi, bakat dan minat siswa sejak dini.
Hasil tes dan survei nantinya menjadi dasar sekolah untuk memahami kondisi awal murid dan menyusun layanan pendidikan sesuai kebutuhan. Seluruh data hasil tes dan survei menjadi kerahasiaan dan digunakan secara bijak oleh sekolah.
Cara Akses Kode Tes MPLS Ramah 2026
Kemendikdasmen telah merilis tutorial cara akses kode tes Ramah 2026 dan pengisiannya. Kode akses ini dapat diketahui oleh pihak yang memiliki akses Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).
Beberapa pihak tersebut di antaranya kepala sekolah, operator, atau petugas khusus. Pada pengerjaan tes dan survei, kepala sekolah perlu menyiapkan pemandu, sarana prasarana, hingga jadwal pengerjaan. Lalu operator sekolah mengetahui kode unik tes untuk murid, orang tua, kepala sekolah, dan guru.
Saat tes berlangsung, pemandu memastikan peserta mendapatkan kode unik, melakukan pengukuran berat badan siswa, hingga mengunggah hasil tes. Sementara itu, orang tua atau murid memasukkan kode unik dan menyelesaikan seluruh tes sesuai identitasnya.
Mengutip website karakter.data.kemendikdasmen.go.id, berikut tata cara akses kode tes MPLS Ramah 2026 yang dapat dicermati operator yang bertugas:
- Kepala sekolah/operator/petugas di sekolah yang mempunyai akses pengelola data Pusdatin membuka portal Tes dan Survei MPLS Ramah tahun 2026 melalui tautan https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/ pada browser atau peramban.
- Masuk ke dalam sistem MPLS dengan menekan tombol “Masuk” atau “Login” di pojok kanan atas.
- Di tampilan login, operator memasukkan email dan password menggunakan akun SSO Pengelola Data Pusdatin.
- Klik “Login”.
- Tampilan selanjutnya akan meminta OTP dari aplikasi Authenticator seperti Google Authenticator atau Microsoft Authenticator. Masukkan kode OTP yang tampil pada aplikasi Authenticator di gawai masing-masing.
- Klik “Verifikasi”.
- Jika kode verifikasi yang dimasukkan sudah benar, akan tampil laman yang menampilkan identitas sekolah dan daftar kode unik untuk masing-masing jenis tes. Jika masih salah, masukkan kembali kode verifikasi karena kode berganti setiap 30 detik pada aplikasi authenticator.
- Catat atau salin kode unik tersebut pada aplikasi notepad/sticky notes/buku catatan yang memudahkan untuk diberikan kepada responden saat pelaksanaan tes.
Set 2 berisi tabel hasil dan rekomendasi identifikasi awal kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar murid. Khusus set 2 hanya dapat diakses oleh guru Bimbingan Konseling (BK).
Guru BK diperbolehkan menyampaikan hasil tersebut kepada orang tua/wali bagi murid yang membutuhkan pendampingan profesional. Jika sekolah belum memiliki guru BK, tugas ini dapat dilakukan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan atau wali kelas yang telah mendapatkan pelatihan.
Keterangan lengkap terkait artikel yang membahas MPLS 2026 dapat diakses melalui tautan berikut ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id


































