Menuju konten utama

Bukit Asam Bukukan Laba Rp1,59 Triliun di Kuartal III 2025

Capaian tersebut menurun 59 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp3,92 triliun.

Bukit Asam Bukukan Laba Rp1,59 Triliun di Kuartal III 2025
Kantor PT Bukit Asam di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Rabu (10/7/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/wsj.

tirto.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba usaha sebesar Rp1,59 triliun hingga kuartal III 2025. Capaian tersebut menurun 59 persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp3,92 triliun.

Melansir dari laporan keuangan perusahaan, Jumat (31/10/2025) pendapatan usaha tercatat naik tipis 2 persen yoy menjadi Rp31,33 triliun per September 2025, dari sebelumnya Rp30,65 triliun.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengatakan peningkatan pendapatan didorong oleh pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang positif, meski tekanan harga batu bara global masih berlanjut sepanjang tahun ini.

“PTBA berhasil mempertahankan kinerja operasional yang solid serta menjaga profitabilitas melalui peningkatan efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio pasar domestik,” kata Arsal.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, penjualan domestik menyumbang 56 persen dari total penjualan, sementara 44 persen sisanya berasal dari ekspor dengan lima negara tujuan ekspor terbesar meliputi Bangladesh, India, Filipina, Vietnam, dan Korea Selatan.

Meski demikian, pertumbuhan pendapatan tersebut tertahan oleh kenaikan beban pokok pendapatan yang mencapai Rp27,76 triliun, naik 11 persen yoy dari Rp25,05 triliun. Kenaikan beban tersebut seiring dengan peningkatan aktivitas operasional, di mana produksi batu bara tumbuh 9 persen dan volume angkutan naik 8 persen secara tahunan.

Lebih jauh, pencabutan subsidi komponen FAME pada biodiesel serta kewajiban penggunaan B40 pun mendorong kenaikan harga bahan bakar sekitar 8 persen yoy, yang berdampak terhadap biaya operasional perusahaan.

Dari sisi neraca, total aset PTBA naik 3 persen menjadi Rp42,84 triliun per September 2025. Sementara liabilitas meningkat 15 persen menjadi Rp22,06 triliun, dan ekuitas menurun 8 persen menjadi Rp20,77 triliun.

Baca juga artikel terkait PT BUKIT ASAM TBK atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra