Menuju konten utama

BPS Catat Pengangguran Turun 24 Ribu Orang per Mei 2026

BPS mencatat pengangguran turun 24 ribu orang menjadi 7,22 juta pada Mei 2026. Penyerapan tenaga kerja bertambah 522 ribu orang.

BPS Catat Pengangguran Turun 24 Ribu Orang per Mei 2026
Pelamar kerja melakukan wawancara secara tatap muka pada bursa kerja bertajuk Job Market Fair 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (14/7/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Mei 2026 terdapat 220,23 juta penduduk usia kerja, meningkat 689 ribu orang jika dibandingkan Februari 2026. Dari total penduduk usia kerja tersebut, 155,41 juta orang di antaranya merupakan angkatan kerja, naik 497 orang dibandingkan Februari 2026.

“Dari angkatan kerja tersebut, sebanyak 148,19 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 522 ribu orang dibandingkan kondisi di bulan Februari 2026,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, dalam rilis BPS, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Jika dirinci, jumlah penduduk yang bekerja terdiri atas pekerja penuh sebanyak 98,98 juta orang atau bertambah 391 ribu orang, pekerja paruh waktu sebanyak 38,419 juta orang atau meningkat 72 ribu orang, sementara untuk pekerja setengah pengangguran masih bertambah 59 ribu orang menjadi 10,787 juta orang.

“Di sisi lain, angkatan kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja, menjadi pengangguran yaitu sebanyak 7,22 juta orang atau turun sekitar 24 ribu orang dibandingkan bulan Februari 2026,” sambung Edy.

Sejalan dengan kenaikan jumlah serapan tenaga kerja, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pada Mei 2026 juga tercatat sebesar 70,57 persen, meningkat dari Februari 2026 yang masih sebesar 70,56 persen. Meski begitu, jika dibandingkan dengan posisi November 2025 yang sebesar 70,95 persen, TPAK Mei 2026 nampak mengalami penurunan.

Jika dilihat dari jenis kelamin, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan tercatat sebesar 55,84 persen, turun dari posisi Februari yang masih sebesar 56,57 persen. Sedangkan untuk TPAK laki-laki tercatat naik dari Februari 2026 yang sebanyak 84,57 persen, menjadi 85,14 persen di Mei 2026.

Di sisi lain, jumlah tingkat pengangguran terbuka (TPT) per Mei 2026 masih sebesar 4,65 persen, sejalan dengan jumlah penganggur sebesar 7,22 juta orang.

“Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan Februari 2026 yang sebesar 4,68 persen atau turun sekitar 0,03 persen poin,” papar Edy.

Penurunan TPAK ini terjadi pada pekerja laku-laki maupun perempuan. BPS mencatat, jumlah TPAK perempuan hingga Mei terdapat sebanyak 4,32 persen, dari posisi Februari 2026 yang masih sebanyak 4,36 persen. Sementara, jumlah TPAK laki-laki pada Februari 2026 ialah sebesar 4,88 persen dan turun menjadi 4,85 persen di Mei 2026.

“Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka juga konsisten terjadi di wilayah perkotaan dan perdesaan,” pungkas Edy.

Baca juga artikel terkait KETENAGAKERJAAN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana